
NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo, akan segera menindaklanjuti sejumlah Keluhan masyarakat terkait infrastruktur daerah yang disampaikan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Hasan, usai menerima Kunjungan kerja sejumlah anggota DPRD Kabupaten Boalemo di Kantor Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, Rabu (07/10/2026)
Mohamad Iqbal mengatakan seluruh keluhan masyarakat yang disampaikan oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Boalemo terkait penanganan sejumlah ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Boalemo dan terkait penggunaan Ruang Milik Jalan (RUMIJA) oleh salah satu perusahaan swasta tanpa Rekomendasi Teknis dari Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo.
“secara spesifik keluhan tersebut adanya RUMIJA pada ruas provinsi yang telah ditanami oleh tanaman tebu oleh PT. Pabrik Gula dan itu akan segera kami tindaklanjuti dengan menyurati perusahaan tersebut” Kata Mohamd Iqbal
Selain itu, Mohamad Iqbal Hasan juga menagaskan jika menggunakan bagian-bagian badan jalan atau RUMIJA seharusnya memiliki Rekomendasi Teknis dari penanggung jawab pelaksana jalan dan itupun harus melalui rapat ekspos dan tujuan peruntukan pemanfaatan bagian-bagian jalan.
“Tidak ada pemanfaatan bagian-bagian jalan selain yang direkomendasikan atau diijinkan dan pastinya, kita tidak akan ijinkan pemanfaatan bahu jalan dengan tujuan untuk ditanami tebu, karena untuk menjaga keselamatan pengguna jalan” Tegasnya
Mohamad Iqbal juga menjelaskan untuk penangan kerusakan badan jalan provinsi di Kabupaten Boalemo, ia menjelaskan akan berusaha mengajukan sejumlah anggaran untuk melakukan pemilharan rutin pada tahun depan.
“Karena keterbatasan anggaran yang ada, kami akan berusaha untuk menangani kerusakan jalan tersebut dengan anggaran pemeliharan rutin ditahun depan dan penanganannya akan kami fokuskan dititik-titik yang sangat vital” Pungkasnya


















