
NEWSNESIA.ID; GORONTALO – Kaseriusan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk membangun Flyover Gorontalo Indah di simpang lima Kota Gorontalo dalam mengatasi permalasahan transportasi darat, bukan hanya sekedar wacana.
Hal tersebut dibuktikan dilaksanakannya Feasibility Study atau studi kelayakan, yaitu kajian awal yang dilaksanakan untuk menilai apakah suatu proyek atau rencana pembangunan Flyover Gorontalo Indah layak untuk dijalankan atau tidak.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo Mohamd Iqbal Hasan, usai menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Boalemo, dikantor Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, Rabu (07/10/2026). Menyampaikan jika Feasibility Study saat ini sedang dilaksanakan, karena menurutnya jika tidak laksanakan saat ini, maka akan terlambat karena pertumbuhan serta peningkatan transportasi darat di Provinsi Gorontalo terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Kalau kita menunggu 2 atau 3 tahun lagi, pastinya kita akan terlambat. Jadi kajiannya harus sekarang, sedangkan kebutuhan untuk Readiness criteria dan pembangunannya kemungkinan ditahun 2028 atau 2029, semuanya tergantung ketersedian anggaran” Ujar Mohamad Iqbal
Mohamad Iqbal juga menjelaskan jika pada simpang lima saat ini terdapat dua ruas jalan Provinsi dan dua Ruas jalan Nasional, sehingga pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, agar Pembangunan Flyover Gorontalo Indah ini bisa terlaksana dengan baik.
“Untuk penyiapannya kami telah berkoodinasi dengan berbagai pihak, diantanya Perhubungan, dari Satlantas, Pemda Kota Gorontalo, Pemda Kabupaten Gorontalo dan termasuk didalamnya Balai Jalan Nasional, agar Pembangunan Flyover Gorontalo Indah ini bisa terlaksana dengan baik” Tandasnya
Lebih lanjut Kepala Bidang Jalan dan Jembatan itu berharap, dukungan serta doa dari seluruh Masyarakat Gorontalo agar pelaksanaan Pembangunan Flyover Gorontalo Indah tersebut bisa terlaksana dengan baik, sehingga dapat membantu mengatasi permasalahan transpotasi darat dan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Provinsi Gorontalo.

















