Daerah

Meneladani Kisah Sukses Petani Milenial, Kembangkan Bisnis Pertanian Metode Hidroponik

Rudi, sosok Petani Milenial sukses kembangkan bisnis pertanian dengan Metode Hidroponik.

NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Patut diteladani, pria berusia 39 tahun ini sukses membangun usaha pertanian dengan metode hidroponik. Ya, ia adalah petani milenial bernama Rudi memulai usaha bidang pertanian sejak 2016 lalu.

Itu pun mengawali usaha pertaniannya dengan metode bedeng. Nanti, di tahun 2019, baru ia mengembangkan usaha hidroponiknya terletak di Desa Boludawa Kabupaten Bone Bolango jadi skala menengah.

Berkat keuletan, kerja keras dan giat belajar, sampai mengikuti beberapa kali pelatihan teknik hidroponik, akhirnya Rudi tergerak dan membulatkan niat memulai usahanya itu.

Produksi dihasilkan terdiri dari beragam tanaman, mulai dari sayur-sayuran hijau, selada, sawi, pakcoi, tomat buah dan beberapa sayur lain.

“Untuk sekarang karena masih awal, mungkin masih fokus sayuran dulu,” ujar Rudi.

Pasalnya, untuk kebutuhan sayur diproduksinya sendiri kian hari makin meningkat. Itu pun, permintaan di pasaran saat ini nyaris tak dapat dilayani. Baik itu, dari supermarket, minimarket hingga pembeli yang datang langsung ke kebun miliknya.

“Saat ini permintaan kian meningkat, pembeli cukup banyak,” kata Rudi, kini berdomisili di Sipatana Kota Gorontalo itu.

Ia sedikit membeberkan rahasia suskses bertani, di mana mengelolah usaha pertanian metode hidroponik berangkat dari melihat peluang usaha yang amat menjanjikan. Nah, disamping mengelolah kebunnya, Rudi beberapa kali menerima tawaran beberapa instansi pemerintah dan desa membuat modul hydroponic. Kini sudah ada beberapa selesai kontrak.

“Saya tidak hanya membuat modul saja, tapi juga memberikan edukasi dan pendampingan dalam pengelolaan,” tambahnya.

Setiap usaha sudah pasti butuh modal. Kondisi ini pun sempat dialami Rudi diawal-awal. Tak tanggung-tanggung, dia sempat menggelontorkan dana puluhan juta merintis usaha hingga berbuah sukses ini.

Bisnis tanaman sayur-sayuran metode hidroponik kian dikembangkan pengusaha milenial saat ini.

Rudi berharap, pemerintah bisa lebih memperhatikan para petani hydroponic. Karena, sejauh ini pertanian metode hidroponik belum begitu dikenal di kalangan masyarakat. Apalagi dalam kondisi pandemi belakangan ini. Paling tidak, sektor pertanian sudah harus menjadi penopang mendorong ekonomi daerah.

“Apalagi kalau itu sudah didukung pemerintah. Saya yakin dan percaya usaha hydroponik di Gorontalo akan maju pesat,” tutup Rudi dengan nada serius.(MG-01/jian)

Share