
NEWSNESIA.ID, KOTAMOBAGU — Apel kerja perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) pasca libur natal 2025 dan tahun 2026 digelar pemerintah kotamobagu. Senin, 5 Januari 2026.
Apel yang dilaksanakan di Alun Alun Boki Hontinimbang tersebut dipimpin langsung Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, diikuti pula oleh Wakil wali kota Rendy V Mangkat, Sekda Sofyan Mokoginta, para asisten, pimpinan OPD dan seluruh ASN serta PPPK.
Pada kesempatan itu, Weny, menyampaikan ucapan selamat Hari Natal dan Tahun Baru kepada seluruh jajaran ASN.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran Pemkot Kotamobagu saya menyampaikan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025, kepada saudara-saudara kita yang merayakan, serta Selamat Tahun Baru, 1 Januari 2026, kepada kita semua,” ucapnya
Dihadapan seluruh ASN, Weny menegaskan apel kerja perdana ini harus dijadikan sebagai momentum awal untuk membangun kembali semangat kerja, rasa percaya diri, serta tanggung jawab sebagai aparatur negara.
Disamping itu dirinya juga mengingatkan berbagai kekurangan pada tahun-tahun sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi bersama.
“Mulai tahun ini, mulai hari ini, kejadian yang tidak kita inginkan tidak boleh terulang kembali,” kata Weny menegaskan.

Lanjut Weny menyatakan jika ASN adalah pelayan masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral dan profesional.
“Kita ditugaskan oleh masyarakat, ditugaskan oleh negara, dan digaji oleh masyarakat. Kehadiran kita adalah untuk pengabdian kepada masyarakat”.
Pengabdian ASN, dia mengungkapkan harus ditopang oleh tiga pilar utama, yakni disiplin, kinerja, dan loyalitas.
Selain itu, Weny juga menyoroti rendahnya tingkat kehadiran ASN pada apel perdana yang hanya berkisar 60 hingga 70 persen dari total hampir 4.000 ASN di lingkungan Pemkot Kotamobagu.
“Disiplin bukan hanya soal berpakaian, tetapi juga kehadiran. Karena kehadiran belum maksimal, maka absensi tetap harus dilakukan,” tukasnya.
Pada kesempatan itu dirinya meminta para pimpinan OPD bertanggung jawab penuh terhadap kedisiplinan bawahannya.
“Sanksi akan diberikan kepada ASN yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas,” tegasnya
“Saya juga berjuang di tengah efisiensi anggaran untuk mempertahankan hak-hak ASN. Maka kita harus saling memahami,” sambung Weny
Dirinya menambahkan ASN harus benar-benar hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan maksimal.
“ASN bertanggung jawab kepada masyarakat. Tunjukkan disiplin, integritas, dan komitmen kita,” tegas Weny lagi. (Adv)






















