
NEWSNESIA.ID (BOALEMO) – Teka teki siapa tokoh birokrat mengisi singgasana kursi sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Boalemo perlahan mulai terkuak. Itu setelah 4 nama masuk dalam bursa calon pada seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di Boalemo.
Seleksi ini ditempuh guna mengisi kekosongan kursi panglima ASN di Boalemo, yang kini masih diisi pejabat sementara. Oleh Pemkab Boalemo sendiri melalui Bupati Rum Pagau secara resmi membuka seleksi jabatan pimpinan tinggi itu, bertempat di Hotel Yulia, Kota Gorontalo, Senin (30/03/2026).
Ada 4 nama birokrat muncul dalam seleksi terbuka tersebut. Mereka adalah Rahmat Biya, kini menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia. Disusul nama Syafrudin Lamusu, kini menjabat Kadis Sosial dan PMD, ditambah Teguh Djatmika sedang menjabat Kadis Dukcapil, dan terakhir nama Prof. Nurdin Baderan yang dikenal sebagai akademisi dan pernah menjabat Kadis Pertanian Kabupaten Boalemo.
Nah, dari 4 nama birokrat tersebut sontak menabuh genderang persaingan cukup ketat. Terlebih oleh tim seleksi dipercayakan pemerintah daerah bukan kaleng-kaleng. Mereka tercatat punya dedikasi yang tinggi, profesionalisme dan integritas mempuni soal seleksi. Dibawah pimpinan atau ketua panitia seleksi (Pansel) Prof. Dr. Rauf A. Hatu, MSi dan beranggotakan Dr. Yonatan Wiyoso, Dr. Rita Kardinasari, MSi, S.Psi, serta Sukri Suratinoyo.
Tak pelak, kalangan publik khususnya di Kabupaten Boalemo kini mulai bersepekulasi siapa kandidat kuat dalam percaturan pengisian kursi Sekda tersebut. Tak sedikit dari mereka turut memetakan kekuatan dan kelemahan masing-masing kandidat.
Namun, dari beragam asumsi bertebaran tersebut oleh Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau secara tegas menyampaikan bahwa seleksi ini diserahkan sepenuhnya kepada tim panitia seleksi (Pansel). Tidak ada campur tangan pemerintah, karena mekanismenya terbilang ketat. Seleksi ini pun bergantung dari masing-masing hasil tes dari pribadi birokrat itu sendiri.
“Saya sebagai Bupati tidak mau menentukan pejabat tinggi pratama di Boalemo hanya berdasarkan kedekatan. Karena daerah ini sangat membutuhkan figur yang betul-betul, dan mampu melaksanakan tugas dan fungsi serta mampu menjalankan amanah undang-undang,” tegas Bupati Rum Pagau saat membuka seleksi.
Jabatan Sekda kata Bupati menambahkan, merupakan jantung dari pemerintah daerah. Jadi, posisi ini sangat dibutuhkan orang yang punya kemampuan dan leadership serta karakter mempuni. Mampu bekerja tim, dan memahami kondisi pejabat birokrat.
Ia berharap, pada pertengahan April mendatang, jabatan Sekda Kabupaten Boalemo sudah ada hasil dan setidaknya sudah masuk tahap pelantikan, dengan tidak menyepelekan regulasi yang ada. Mengingat, kekosongan ini sudah cukup lama, dan mendesak untuk dilakukan pengisian sesuai mekanisme yang ada.(nn)


















