
NEWSNESIA.ID, GORONTALO- Kandidat Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr.Sahmin Madina, dengan sikap gentl menunjukan jiwa besarnya. Dia menyatakan tarik diri dari kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek). Itu ditegaskannya saat menggelar konferensi pers, Jumat (25/6/2021).
Kepada wartawan, Sahmin Madina menjelaskan, barometer sebuah perguruan tinggi yang maju adalah dinamika keilmuan yang berkinerja tinggi, yang dilandasi oleh semangat egaliter, berkeadaban dan demokratis. Zerta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan etika akademik.
“Nah, pemilihan rektor IAIN Sultan Amai adalah bagian penting dari dinamika dimaksud. Dan karena itu, proses melahirkan pemimpin akademik, di samping harus memenuhi syarat normatif, juga harus mampu merepresentasikan kecendekiaan yang luhur, dan bertanggung jawab atas proses perubahan moral dan etika masyarakat yang dibinanya,” jelas Sahmin Madina.
Lanjut Sahmin mengatakan, dirinya menyadari, betapa luhurnya tanggung jawab moral-etik seorang rektor. Dan karena keluhuran itulah, maka dirinya harus jujur untuk menghormati proses Pilrek ini, di mana sejatinya penghormatan itu, harus diazaskan kepada kemampuan leadership, pengalaman dan pengabdian yang nyata hasilnya.
“Sebagai salah satu calon, maka saya sangat menghormati dan berterima kasih atas segala aspirasi,dukungan pencalonan, baik dari internal & external wabilkhusus, civitas akademik, dan para guru besar saya Prof Dr Made Putrawan, Prof Dr Rudy Harjanto dan sahabat saya jurnalis adik Zilvia Iskandar serta teman – teman semua yang tetap memberi dukungan dan suport untuk saya,” kata Sahmin lagi.
Akan tetapi, kata Sahmin, di atas segala penghormatan itu, paling tinggi adalah memuliakan IAIN Sultan Amai agar dapat melahirkan pemimpin akademik yang bisa amanah dan kompeten dalam memajukan perguruan tinggi ini terkemuka di kawasan timur Indonesia.
“Melalui kesempatan ini, saya menyatakan berhenti untuk turut serta dalam melanjutkan proses pemilihan calon rektor IAIN Sultan Amai. Karena tanggung jawab ini lebih pantas diberikan kepada calon yang lebih senior, amanah, berpengalaman dan teruji dalam membangun kampus yang kita cintai,” tegas Sahmin Madina.
“Saya akan turut serta dengan Rektor terpilih nanti, dengan segenap kemampuan demi untuk memajukan kampus IAIN Sultan Amai, umat dan bangsa,” pungkasnya gentl.(IM/NN)





















