
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Sempat dihentikan karena melakukan pembangunan yang tidak mengantongi izin, kini pihak Indomaret kembali menjadi perbincangan hangat setelah salurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk rehab sekolah yang ada Kabupaten Pohuwato.
Pasalnya, CSR yang disalurkan oleh pihak indomaret ini sama sekali tidak diketahui pemerintah daerah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato. Hal itu diketahui setelah awak media mencoba meminta konfirmasi pada Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, Senin (01/11/2021).
Saipul mengaku, bahwa dirinya mengetahui adanya bantuan CSR ini nanti setelah diberitahu oleh asisten II bidang perekonomian dan pembangunan, Rusmiati Pakaya, sementara untuk kegiatan rehab sendiri sudah mulai berjalan sepekan yang lalu.
Selain itu juga, CSR ini menuai beragam spekulasi dan tanda tanya dari sebagian kalangan, apakah ini akan menjadi langkah awal Indomaret masuk Pohuwato.
“Sama sekali saya tidak mengetahui. Saya taunya setelah diperlihatkan suratnya sama ibu asisten II. Kalaupun ada yang mengatakan bahwa itu sudah terkomunikasi dengan pemerintah daerah, itu tidak benar, dan saya sangat menyayangkan itu,” ungkap Saipul.
Pada kesempatan itu juga, orang nomor satu di Pohuwato ini juga meminta pada pihak Indomaret agar tidak mengambil langkah-langkah yang terlalu cepat yang pada akhirnya mengabaikan konsultasi dan komunikasi.
“Pada pihak perusahaan, kiranya tidak mengambil langkah-langkah yang mengundang polemik di masyarakat. Saya juga akan mengundang dari yang memberikan konfirmasi dan orang yang memberi informasi bahwa itu sepengetahuan dari pemerintah daerah,” ujarnya dengan tegas.(adv/mus)





















