
NEWSNESIA.ID GORUT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), didatangi sejumlah aparat desa dari Desa Leboto, Kecamatan Kwandang, pada Rabu (6/7/2022).
Maksud kedatangan sejumlah aparat desa tersebut, mengeluhkan masih melakukan pembayaran biaya pengobatan, sementara asuransi kesehatan aparat desa dipotong setiap bulannya.
“Kami heran ketika sakit dan hendak berobat, kami masih dimintakan untuk membayar biaya pengobatan. Namun setiap bulan gaji kita dipotong untuk BPJS kesehatan,” kata para aparatur desa dari Desa Leboto.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak RSUD ZUS, BPJS kesehatan para aparatur desa tersebut tidak aktif, karena daerah belum membayarnya, kata aparatur desa tersebut sambil memperlihatkan bukti pembayaran yang mereka lakukan.
Kepala Desa Bulalo, Piti Rahim mengatakan bahwa saat ini para aparatur desa mengeluhkan hal yang sama, bahkan ada aparatur desanya yang membiayai sendiri pengobatan sampai meninggal.
Terhadap keluhan ini, Wakil Ketua Komisi 1, Mathran Lasunte kemudian menerima para aparatur tersebut di ruang kerja Komisi. Dan setelah berbicara cukup lama, para aparatur tersebut bersama dengan Komisi 1 menuju ruang kerja Wakil Ketua 1 DPRD Gorut, Roni Imran. (Rol)




















