
NEWSNESIA.ID – Sejumlah pedagang gorengan di Kota Gorontalo mengeluhkan berkurangnya stok tahu dan tempe dipasaran.
Keluhan para pedagang gorengan tersebut langsung dijawab oleh Walikota Gorontalo, Marten Taha.
“Kita akan turun operasi pasar, saya akan minta Dinas Perdagangan lakukan pengecekan,” ungkap Marten saat mengikuti Rakornas Pengendalian Inflasi di BLY, Senin (28/11/2022).
Walikota Marten Taha juga menjelaskan jika pasokan tahu dan tempe berkurang dipasaran.
“Berarti ada masalah pada distribusi bahan utamanya yakni kedelai, jadi nanti kita akan lakukan pengecekan di distributornya,” jelasnya.
Ia menegaskan apabila menemukan adanya penimbunan bahan-bahan pokok seperti kedelai ia akan mengambil langkah tegas.
“Tentu kita akan tindak, karena operasi pasar ini tidak hanya pihak Dinas Perdagangan saja kita libatkan ada unsur TNI/Polri serta Satgas Pangan,” tegasnya.
Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kota Gorontalo, Junaedi Kyai Demak turut menambahkan jika ia bersama tim selalu siap mengikuti arahan Walikota.
“Kalau ada kelangkahan seperti ini pasti kami tidak hanya akan menggelar operasi di pasar tapi langsung ke distributornya, In Sya Allah TPID Kota selalu siap,” pungkasnya.























