
GORONTALO-NN– Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo mengadakan Sekolah Kebangsaan Tular Nalar yang merupakan program pelatihan literasi digital dalam penginderaan hoax.
Sekolah Kebangsaan Tular Nalar ini bertemakan bahasa lokal Gorontalo “ja ma’o gambangi percaya, dulolo lawaniyanto HOAX, Gen Z mowali olo” dengan tujuan untuk memberikan pelatihan literasi digital kepada siswa-siswi terutama Generasi Z yang akan memberikan pengetahuan kepada mereka dengan cara mengidentifikasi dan menanggulangi berita HOAX.
Acara ini diinisiasi oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) dan didukung oleh Google.org yang diadakan di 38 provinsi di seluruh Indonesia dan salah satunya diadakan di Provinsi Gorontalo yang diselenggarakan oleh FUD IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dalam kegiatan Sekolah Kebangsaan melibatkan 10 orang fasilitator yang terdiri dari dosen-dosen IAIN Sultan Amai Gorontalo dan dengan 100 peserta siswa siswi MAN 1 Kota Gorontalo yang berstatus sebagai pemilih pemula. Sekolah Kebangsaan Tular Nalar ini juga akan menjadi wadah bagi generasi muda Indonesia untuk memahami pentingnya pemilu, pilkada, edukasi politik dan penginderaan berita hoax.

Kepala Sekolah MAN 1 Kota Gorontalo, Bapak Dr. H. Waris Masuara, M.HI juga menyambut baik kehadiran dari sekolah kebangsaan ini dan mengungkapkan “Dengan adanya pelatihan literasi digital ini akan membantu siswa siswi dalam menyaring informasi yang lebih akurat dan dapat bijak dalam penggunaan media sosial terutama di era digital saat ini”.
Dr. Kamaruddin Mustamin, M.Fil.I selaku penanggungjawab kegiatan ini mengatakan “Sekolah Kebangsaan Tular Nalar 3.0 ini bukan hanya sekedar pelatihan saja tetapi ini juga merupakan upaya konkret dalam membangun generasi muda Indonesia yang cerdas, melek akan informasi dan mampu mengindera informasi tersebut dan ini juga akan memberdayakan mereka untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang mereka dapatkan di Sekolah Kebangsaan kepada orang lain”.

Dengan dukungan penuh dari MAFINDO dan Google.org ini diharapkan kegiatan Sekolah Kebangsaan ini dapat terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan informasi yang lebih sehat dan akurat di tanah air dan juga diharapkan kepada siswa siswi MAN 1 Kota Gorontalo dapat menjadi Generasi Z yang lebih bijak serta mampu menyebarkan informasi yang benar kepada Masyarakat terutama dilingkungan sekitarnya dan juga menjadi vaksin untuk memperlambat konten dan berita-berita hoax yang akan menyebarkan kebencian dan misinformasi terutama menjelang pilkada saat ini.(rls/NN)




















