
NN, GORONTALO- Pentingnya mitigasi sejak dini di daerah rawan bencana, mahasiswa KKN Tematik II Desa Huangobotu memberikan edukasi Siaga Bencana kepada siswa kelas 5 dan 6 SDN 01 Kabila Bone, Bone Bolango, Gorontalo, Senin (7/9/2026).
Sesi yang berlangsung hingga pukul 10.30 WITA ini diikuti sebanyak 36 siswa, terdiri dari 25 murid kelas 5 dan 11 murid kelas 6. Edukasi ini dihadirkan mengingat Desa Huangobotu memiliki rekam jejak historis wilayah pesisir dan perbukitan yang pernah diterjang bencana banjir bandang serta tanah longsor hingga memutus akses jalan utama.
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN membekali para siswa dengan pengetahuan dasar mengenai tata cara penyelamatan diri saat terjadi situasi darurat. Fokus materi diarahkan pada ancaman bencana yang berpotensi terjadi di wilayah setempat, seperti gempa bumi, banjir, dan potensi tsunami.
Siswa diajarkan langkah-langkah praktis melalui simulasi sederhana, mulai dari posisi berlindung saat terjadi gempa, jalur evakuasi mandiri, hingga hal-hal yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri menuju titik aman.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Tematik II UNG Desa Huangobotu, Andre Bungkuran, menekankan bahwa pengetahuan mitigasi sangat krusial dimiliki oleh anak-anak yang tinggal di kawasan rawan bencana.
“Desa Huangobotu ini punya riwayat bencana banjir dan tanah longsor. Melalui edukasi ini, kami berharap adik-adik kelas 5 dan 6 paham langkah dasar keselamatan diri. Jadi ketika terjadi kondisi darurat, mereka tidak panik dan tahu apa yang harus dilakukan,” jelasnya.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari lingkungan sekolah. Edukasi siaga bencana ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan para siswa, baik saat berada di sekolah maupun di rumah.(rls)


















