
POHUWATO-NN– Dalam upaya meningkatkan sinergitas antara pemerintah pusat, daerah, serta para pelaku sektor pertanian, telah dilaksanakan kegiatan rapat koordinasi Corporate Social Responsibility (CSR) bidang pertanian, bersama Staf Ahli Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapuslu), Selasa (31/03/2026).
Selain itu, rakor ini juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program-program pertanian, khususnya melalui pemanfaatan dana CSR guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Pohuwato.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Desa Duhiadaa, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, dan dihadiri oleh berbagai unsur terkait, mulai dari jajaran TNI, pemerintah, penyuluh pertanian, hingga para petani setempat.
Dalam penyampaiannya, Staf Ahli Kementerian Pertanian, Any Mulyani, menekankan pentingnya peran penyuluhan pertanian sebagai ujung tombak dalam mentransfer teknologi, pengetahuan, serta inovasi kepada para petani.
“Sinergi antara pemerintah dan pihak swasta melalui program CSR, diharapkan mampu memberikan dukungan nyata dalam pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian juga menyampaikan bahwa, peningkatan kapasitas penyuluh dan petani menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Penyuluh dan petani menjadi fokus dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah komunikasi dan koordinasi yang efektif antara seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Kesempatannya yang sama, Kepala Distrik Militer (Dandim) 1313/Pohuwato, Letkol Arm Fiat Suwandana dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan dukungan TNI, khususnya melalui peran Babinsa, dalam mendampingi para petani di lapangan.
“Pendampingan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan hasil pertanian serta menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, TNI, penyuluh, serta petani dapat semakin kuat dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern di Kabupaten Pohuwato.Red
















