12 Juni La Liga Kembali Digelar, Madrid Bisa Geser Barcelona

12 Juni La Liga Kembali Digelar, Madrid Bisa Geser Barcelona

21 Mei 2020 0 By Idham

Pasukan Real Madrid saat menjalani latihan beberapa waktuu lalu. (f.Istimewa)

 

NewsNesia.id -(NN)- Direncanakan 12 Juni 2020 nanti La Liga yang dihentikan karena pandemi Covid-19, akan kembali dilanjutkan. Real Madrid didiprediksi akan mampu menggeser Barcelona dari puncak klasemen.

Dikutip dari Tempo, analisis media Inggris, Daily Mail, Real Madrid kembali dari lockdown pandemi virus corona dengan kondisi lebih menguntungkan, terlebih hanya beda dua poin antrara Barcelona dengan Real Marid. Kini, skuad Madrid kini lebih lengkap dan lebih dalam. Mereka bisa menyambut kembalinya Marco Asensio dan Eden Hazard.

Madrid juga memiliki modal skuad yang lebih siap untuk dipacu menjalani 11 pertandingan dalam rentang 35 hari. Di lini depan, selain trio di atas, Zidane juga memiliki Gareth Bale, Vinicius, Rodrygo Goes, Lucas Vazquez.

Artinya pelatih Prancis itu memiliki banyak opsi untuk melakukan rotasi di lini depna, meski Luka Jovic dan Mariano tengah cedera. Di lini tengah, Fede Valverde, Casemiro dan Toni Kroos juga siap bersaing dengan Luka Modric.

Barcelona juga memiliki keuntungan karena Luis Suarez sudah pulih dari cedera dan siap berlaga. Ousmane Dembele juga sudah lepas dari masalah cedera dan siap berlaga.

Namun, kondisi dalam skuad Barcelona dinilai tidak terlalu kondusif. Sejumlah pemain yang namanya disebut-sebut akan dijual, atau ditukar dengan Miralem Pjanic dan Lautaro Martinez, dipastikan terpengaruh secara moral.

Arturo Vidal, Ivan Rakitic, Artur Melo, dan Nelson Semedo termasuk dalam jajaran pemain itu. Ketika nasib mereka tak pasti, menurut Daily Mail, perlu dilihat apakah mereka masih akan terpacu untuk bekerja ekstra menjalani permainan yang direncanakan berlangsung setiap 72 jam.

Efek dari pemotongan gaji yang mencapai 70 persen juga dinilai akan berpengaruh pada performa Barcelona. Terutama karena dalam proses negosiasi pemotongan itu ketegangan, bahkan friksi, antara pemain dan petinggi Barcelona.

Rangkaian kejadian itu kemudian disusul pengunduran diri lima anggota direksi klub, termasuk wakil presiden Emili Rousaud. Pengunduran itu kemudian diikuti aksi saling tuding dan saling kecam, juga saling ancam akan menempuh jalur hukum.

Real Madrid dinilai lebih siap untuk tampil habis-habisan saat menjalani sisa jadwal La Liga yang tertunda. Mereka memiliki peluang untuk melaju cepat dan menjadi juara.(net-NN)