
NEWSNESIA.ID, GORUT – Setiap pemerintah daerah dituntut untuk segera merealisasikan anggaran belanja yang masih tersisa pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021 ini, maksimal hingga akhir Desember mendatang.
Salah satunya Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut). Seperti diketahui, saat ini, Pemkab Gorut masih menyisakan anggaran belanja sebesar Rp 206 Miliar. Di mana, anggaran tersebut harus dihabiskan sebelum masuk tahun anggaran baru.
Sebagaimana diungkapkan Wakil Bupati Gorontalo Utara (Wabup Gorut), Thariq Modanggu, usai mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Daerah Tahun 2021, secara virtual via zoom meeting di Ruang Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (22/11/2021) kemarin.
“Kita diharapkan oleh Pak Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri agar disisa waktu 1 bulan 1 minggu ini dimanfaatkan untuk mempercepat realisasi anggaran,” ungkap Thariq ketika diwawancarai awak media.
Oleh karena itu, di akhir pertemuan tersebut, dirinya telah menegaskan kepada Bagian Pembangunan, Badan Keuangan, Dinas PUPR dan Inspektorat, untuk mendorong agar percepatan realisasi Rp 206 Miliar itu bisa diselesaikan dalam waktu yang tersisa.
Selanjutnya, kata Thariq, Mendagri, termasuk Menteri Keuangan, Sri Mulyani berharap agar program vaksinasi yang kini sementara berjalan untuk terus diakselerasi. Artinya, ada upaya-upaya percepatan yang dilakukan di lapangan.
Sehingga program dari pemerintah pusat itu bisa sukses terlaksana, sesuai target yang harus dicapai.
“Kita juga dituntut agar APBD menjadi instrumen untuk pemulihan ekonomi,” tambahnya.
Oleh karena itu, untuk anggaran 2022, diharapkan bahwa kekuatan APBD juga memberi kontribusi terhadap pendapatan masyarakat dan terhadap peningkatan PAD, agar kapasitas fiskal daerah lebih naik lagi. (Adv/Rol)





















