
NEWSNESIA.ID – Sejauh ini belum ada sikap pasti yang diambil oleh Pemerintah Kota Gorontalo terkait pasar senggol.
Namun kendati demikian Wali Kota Gorontalo, Marten Taha memberi gambaran terkait persoalan tersebut. Ia menyebut ada dua alasan kemungkinan pasar senggol kembali ditiadakan.
“Memang banyak sekali masyarakat yang menanyakan hal ini, jadi ada dua alasan kita sulit adakan pasar senggol, pertama masih dalam keadaan COVID-19,” jelas Marten.
“Kedua adalah soal lokasi, saat ini kita ketahui bersama sedang ada tahap renovasi kawasan pasar tua dimana lokasi itu juga yang digunakan untuk pasar senggol,” lanjutnya.
Sehingga Wali Kota Marten hingga saat ini masih terus coba melakukan berbagai kordinasi terkait solusi pasar senggol tersebut.
Wali Kota dua periode itu mengaku bila ada kemungkinan pasar senggol digelar namun dalam kapasitas terbatas agar tidak menimbulkan keramaian.
“Mungkin kita batasi hanya pedagang lokal, ini semata-mata agar tidak ada kondisi keramaian yang sulit dikendalikan dan bisa menjadi klaster,” pungkasnya.





















