
NEWSNESIA.ID – Demo kenaikan BBM terus bergejolak di Kota Gorontalo. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus menggelas aksi demo, Selasa (7/10/2022).
Semula aksi berjalan damai saat sejumlah ketua organisasi bergantian menyampaikan orasinya. Namun sekitar pukul 16.50 WITA terjadi aksi saling dorong saat massa mencoba masuk kedalam SPBU di Bundaran Saronde.
Polisi yang terpancing emosi langsung bertindak. Aksi pemukulan pun tak terelakan. Belasan mahasiswa alami luka-luka memar.
“Kami mengutuk tindakan represif Aparat Penegak Hukum (APH) yang seharusnya melindungi dan menjaga kami,” ungkap Aris Setiawam, Ketua HMI Cab. Gorontalo dengan nada kesal.
Aris juga menuntu agar APH yang melakukan tindakan brutal itu segera meminta maaf.
“Harus minta maaf ke publik secara terbuka,” cetusnya.
Sementara merespon kejadian ini, Kapolres Kota Gorontalp, AKBP Ardi Rahananto menegaskan akan bertanggung jawab atas belasan mahasiswa yang alami luka-luka usai dipukul oleh beberapa oknum APH.
“Kami akan bertanggung jawab, kami akan cek dimana mereka dirawat, seluruh biaya pengobatannya akan kami tanggung,” tegasnya.






















