
NEWSNESIA.ID – Akademisi yang juga aktivis sosial, Sahmim Madina ikut angkat bicara terkait kericuhan saat demo mahasiswa di Kota Gorontalo, Selasa (6/9/2022).
Menurutnya, tak pantas bila para mahasiswa yang membawa apsirasi rakyat mendapat tindakan represif dari aparat penegak hukum.
“Mereka bergerak atas nama rakyat karena kebijakan nasional naiknya BBM jelas-jelas makin memperburuk ekonomi rakyat,” paparnya.
Bahkan Sahmin menyebut saat ini, atas segala kebijakan yang tidak pro kepada rakyat, hanya mahasiswa-lah benteng terakhir harapan rakyat untuk mengadu.
“Mereka tunas-tunas bangsa, jangan benci mereka, mereka benteng terakhir harapan rakyat untuk mengadu atas segala kebijakan yang tak pro rakyat,” ungkap Sahmin.
Ia meminta seluruh pihak tidak saling menyudutkan dan justru ditengah situasi ekonomi yang sulit ini saling memperkuat persatuan dan tidak terpecah.
“Tolong, baik mahasiswa dan polisi jangan adu domba mereka karena pada dasarnya sulitnya situasi ekonomi saat ini bisa dirasakan oleh semua pihak,” harap dosen IAIN Sultan Amai tersebut.





















