
NEWSNESIA.ID – Rapat Koordinasi Uji Publik Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Provinsi Gorontalo untuk Pemilu 2024 digelar KPU Provinsi Gorontalo di Hotel Grand Q, Kamis (19/1/2023).
Ada dua rancangan yang digagas oleh KPU Provinsi, pertama modalnya tidak jauh berbeda dengan Pemilu sebelumnya.
“Yakni 6 Dapil dengan total 45 Kursi,” kata Komisioner KPU, Hendrik Imran saat pemaparan.
Sementara untuk rancangan kedua, Hendrik menjelaskan bahwa Dapil Boalemo dan Pohuwato bakal dipisahkan.
“Sehingga totalnya jadi 7 Dapil dan jumlah kursi tetap 45 untuk DPRD Provinsi,” urainya.
Rancangan kedua oleh KPU paling banyak mendapat sorotan, pasalnya dengan model tersebut ada perubahan jumlah kursi di Dapil Boalemo, Pohuwato, dan Kota Gorontalo.
“Yang sebelumnya gabungan Boalemo dan Pohuwato itu totalnya 11 kursi dan Kota Gorontalo 8, pada model atau rancangan kedua Boalemo jadi 6 dan Pohuwato 6 kursi sementara Kota Gorontalo berkurang menjadi 7,” papar Hendrik.
Apapun hasil rapat koordinasi serta berbagai saran yang masuk, keputusan soal mekanisme penataan dan alokasi kursi tetap menjadi keputusan KPU Pusat.






















