
Newsnesia.id – Suasana agak berbeda dirasakan para pengunjung di salah satu warkop di Gorontalo karena mendadak jadi tempat pertemuan, silaturahmi antara Kapolda, Kejati, Gubernur Gorontalo, dan Danrem 133/Nani Wartabone ditengah ramainya pemberitaan dugaan adanya konflik antar institusi penegak hukum di negeri ini.
Para pemangku kebijakan di Gorontalo itu memilih warkop amal, yang memang sudah familiar jadi tempat bertemunya orang-orang dengan latar belakang profesi dan pekerjaan.
Suasana pertemuan penuh dengan canda tawa antar pimpinan institusi, namun sesekali mereka nampak serius. Kata Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail sendiri pertemuan informal semacam ini sangat penting.
“Karena suasananya lebih cair, sambil ditemani secangkir kopi tentu saja obrolan jadi lebih santai,” ungkap Gubernur Gusnar Ismail.
Ia juga berharap komunikas informal semacam sebaiknya sering-sering dilakukan.
“Kalau biasanya kan di kantor itu serba kaku, kali ini kita laksanakan di Warkop Amal, pertemuan yang sifatnya informal, kongkow. Komunikasi seperti harusnya lebih banyak dilakukan,” tuturnya sambil tersenyum lepas.
Dari pertemuan tersebut tentu saja juga tersirat pesan bahwa semua pihak ingin menjaga stabilitas daerah atas berbagai isu dan pemberitaan nasional yang sedang hangat.
Secangkir kopi nampak membuat pertemuan antara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Widodo, Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Sumurung Pandapotan Simaremare, Damrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang, Danlanal Gorontalo, Letkol Marinir Andi Arif Mangkubumi, S.IP., Ketua DPRD Provinsi Gorontao, Thomas Mopili, Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa begitu hangat.
Semoga soliditas antar institusi senantiasa terjaga dengan baik demi stabilitas daerah.



















