
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Setelah direnovasi oleh Pani Gold Project akhir Maret lalu, gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pohuwato kini mulai dimanfaatkan. Beberapa kegiatan pelatihan telah diselenggarakan untuk memperkaya keterampilan skil tenaga kerja di Bumi Panua.
Salah satu kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di BLK baru-baru ini adalah pelatihan instalasi jaringan listrik yang diikuti oleh 16 orang.
Gedung BLK tersebut juga terasa lebih nyaman usai di renovasi. Hal itu diakui Kepala BLK, Verny Lengkong dalam kesemparannya.
“Para peserta pelatihan tampak semangat mengikuti kegiatan pelatihan ini. Mereka berharap nantinya keterampilan mereka akan meningkat dan bisa segera mendapatkan pekerjaan,” kata Verny.
“Setelah direnovasi, dua gedung tersebut tampak lebih segar dengan cat baru dan lebih nyaman.
Sebelumnya, kantor kami sangat tidak nyaman dikarenakan ada kebocoran atap di sana sini. Sekarang kami bisa lebih nyaman dan fokus dalam bekerja. Kegiatan pelatihan BLK juga berlangsung lebih nyaman. Kami sangat berterimakasih kepada Pani Gold Project atas renovasi ini,” tambahnya.
Verny melanjutkan, baginya kehadiran entitas bisnis seperti Pani Gold Project yang dikelola bersama oleh PT Puncak Emas Tani Sejahtera, PT Gorontalo Sejahtera Mining dan PT Pani Bersama Tambang di bawah PT Merdeka Copper Gold Tbk., memberikan harapan akan kemajuan BLK khususnya dan kemajuan Kabupaten Pohuwato secara luas.
Oleh karena itu, Verny masih berharap adanya bantuan lain dari Pani Gold Project setelah bantuan renovasi gedung tersebut mengingat terbatasnya anggaran dari pemerintah.
“Kami berharap perusahaan tetap terus memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan BLK, antara lain, beberapa unit komputer dan kipas angin. Selama ini BLK juga memberikan pelatihan komputer tetapi pelatihan tersebut hanya diselenggarakan di Kampus Universitas Pohuwato sebab disana memiliki fasilitas komputer lebih lengkap,” ujarnya.
Sementara itu, External Manager Pani Gold Project, Mahesha Lugiana berharap agar, pelatihan tersebut bisa meningkatkan skill dan menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi.
“Harapan kami dari perusahaan, semua bentuk pelatihan ini tidak sia-sia, mampu menciptakan sumber daya manusia yang mempunyai dan berdaya saing,” imbuhnya.(mus/NN)
























