
NEWSNESIA.ID – Prediksi bakal ramainya Pilkada Kabupaten Boalemo tahun 2024 dengan hadirnya para kandidat calon bupati bertarung, rupanya mulai terasa. Itu setelah banyak figur bermunculan.
Kali ini nama turut menghiasi percaturan politik, yakni mantan birokrat handal pernah berkiprah di Bumi Boalemo. Ia adalah Dr. Drs. H. Sumarwoto, MSc, mantan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo di era pemerintahan almr. Bupati Iwan Bokings.
Namanya belakangan banyak diperbincangkan di tengah-tengah masyarakat Boalemo. Mengingat, di masa tugasnya berkarier di Boalemo, tak sedikit melahirkan ide-ide brilian.
Ia bahkan, pernah mengharumkan dunia pendidikan kala itu. Berkat dedikasinya, Sumarwoto pun pernah diutus sebagai birokrat mengisi jabatan kepala sekolah di Tokyo, Jepang pada 2006 lalu.
Kini, Sumarwoto kembali pulang mengabdikan diri di Kabupaten Boalemo. Tentunya bukan lagi mengisi jabatan birokrat, tetapi mengincar kursi orang nomor satu di Boalemo sebagai calon bupati.
Hasratnya itu pun memunculkan banyak pertanyaan publik. Lantas lewat jalur mana kalau ia hendak bertarung di Pilkada Boalemo?
Menjawab itu, Sumarwoto dengan jentelnya mengaku tengah menjalin komunikasi lewat jalur partai politik (Parpol). Kepada Newsnesia.id, Sumarwoto menegaskan, kalau dirinya sedang menjajaki komunikasi 2 partai politik. Ke 2 parpol itu pastinya cukup untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati, karena punya modal kursi di DPRD Boalemo hasil Pileg 2024 lalu.
“Sementara dalam proses Partai Gerindra dan PPP,” tulis Sumarwoto dikonfirmasi newsnesia.id via akun media sosialnya.
Nah, ke 2 partai politik ini kalau ditotal mencapai 6 kursi di parlemen. Yakni, 4 kursi milik Partai Gerindra dan 2 kursi milik PPP. Jadi, kalau saja, ke 2 partai ini berhasil disatukan dalam kerangka koalisi untuk Pilkada Boalemo, otomatis calon bupati, Sumarwoto tinggal menentukan siapa calon pendampingnya. Bisa jadi menggandeng keterwakilan kader Partai Gerindra, atau dari politisi PPP. Hanya saja, siapa kandidat calon wakil bupati mendampingi Sumarwoto, masih dirahasiakan.(nn)





















