
POHUWATO-NN- Nomor WhatsApp milik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pohuwato, Iskandar Datau, diduga telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pelaku kemudian memanfaatkan nomor tersebut untuk menghubungi sejumlah kolega, teman, hingga orang-orang terdekat Iskandar Datau. Dalam komunikasi tersebut, pelaku diduga berupaya melakukan penipuan dengan mengatasnamakan Sekda Pohuwato.
Yang membuat modus tersebut semakin meyakinkan, pelaku disebut tidak hanya berkomunikasi melalui pesan WhatsApp. Saat melakukan video call, sosok yang muncul di layar bahkan terlihat sangat mirip dengan wajah Iskandar Datau.
Kondisi tersebut membuat sejumlah pihak berpotensi percaya bahwa komunikasi tersebut benar-benar dilakukan oleh Sekda Pohuwato.
Iskandar Datau meminta seluruh kolega, teman, keluarga, maupun masyarakat yang menerima pesan atau panggilan dari nomor WhatsApp tersebut agar tidak mudah terpengaruh dan tidak mengikuti permintaan apa pun dari pihak yang mengatasnamakan dirinya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati, terutama jika dalam komunikasi tersebut terdapat permintaan uang, transfer, data pribadi, kode OTP, maupun bentuk bantuan lainnya.
“Jangan terpengaruh. Jika ada yang menghubungi dan mengatasnamakan saya, sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu,” demikian imbauan Iskandar Datau.
Masyarakat yang menerima komunikasi mencurigakan disarankan melakukan verifikasi melalui saluran komunikasi lain yang dapat dipercaya sebelum mengambil tindakan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa modus penipuan digital semakin berkembang. Kemunculan wajah yang menyerupai seseorang dalam video call juga tidak dapat serta-merta dijadikan bukti bahwa komunikasi tersebut benar-benar dilakukan oleh orang yang bersangkutan.Rls



















