Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Headline

Launching Sekolah Lontara, Jaga Kebudayaan Bugis

by NN Indonesia
11 Juni 2025
in Headline, Pendidikan, Sulsel
Reading Time: 3 mins read
F.ist
NN – Minggu, 8 Juni 2025 menjadi momentum penting bagi masyarakat Bugis di perantauan, khususnya di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Pada hari itu, Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan (IKAMI Sulsel) Cabang DKI Jakarta secara resmi meluncurkan program budaya bertajuk Sekolah Lontara, sebuah inisiatif pendidikan non-formal yang berfokus pada pelestarian bahasa, aksara, dan kearifan lokal Bugis-Makassar.
Kegiatan launching ini diselenggarakan secara hybrid di Menteng, Jakarta Pusat, dan disambut antusias oleh para tokoh nasional, budayawan, akademisi, serta generasi muda Sulawesi Selatan. Salah satu tokoh yang hadir dan memberikan apresiasi terhadap program ini adalah Muhammad Aras Prabowo, akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) yang juga dikenal sebagai peneliti dan pemerhati budaya Sulsel.
“Sekolah Lontara merupakan program yang sangat bagus digagas oleh adek-adek dari IKAMI Sulsel Cabang DKI Jakarta. Program ini harus kita dorong dan sukseskan bersama sebagai wadah untuk belajar baca tulis Lontara dan memahami kembali jati diri kebudayaan Suku Bugis,” ujar Aras dalam sesi sambutan.
“Wadah ini sangat bagus bagi Suku Bugis perantau di Jakarta dan di luar Sulawesi Selatan pada umumnya,” lanjutnya.
Menurut Aras, upaya pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi global menjadi semakin mendesak. Identitas kultural seperti bahasa dan tulisan daerah bukan hanya simbol sejarah, tetapi juga fondasi nilai-nilai kolektif masyarakat. Aksara Lontara’ sebagai warisan intelektual Bugis-Makassar memiliki kekayaan filosofis dan literasi yang sangat tinggi, dan sudah seharusnya ditransmisikan secara sistematis ke generasi muda.
Lebih lanjut, Aras yang juga seorang ekonom menyampaikan bahwa budaya Bugis tidak hanya kaya dalam tradisi dan bahasa, tetapi juga memiliki sistem ekonomi asli yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Suku Bugis memiliki sebuah sistem ekonomi yang mapan dan masih sustainable sampai saat ini. Sistem tersebut adalah konsep teseng atau bagi hasil, atau dalam bahasa kontemporer dikenal sebagai profit sharing dalam sistem kapitalisme,” jelas Aras.
Ia menguraikan bahwa teseng adalah konsep asli dari masyarakat Bugis yang lahir dari semangat gotong royong, kepercayaan, dan keadilan dalam hubungan ekonomi. Menariknya, menurut Aras, sistem ini memiliki kemiripan dengan sistem bagi hasil yang dikenal di berbagai wilayah Indonesia, dari Aceh hingga Papua.
“Saya meyakini, bahwa konsep bagi hasil adalah original sistem ekonomi Nusantara. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat kita sejak lama telah memiliki sistem ekonomi yang adil dan berorientasi pada kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Untuk itu, Aras mendorong agar diskursus seputar ekonomi budaya lokal seperti teseng dapat diangkat dalam kurikulum Sekolah Lontara. Ia menilai bahwa pembahasan kebudayaan seharusnya tidak berhenti pada aspek simbolik dan estetika, tetapi juga menyentuh dimensi sosial ekonomi dan kebijakan.
“Konsep teseng dan sistem ekonomi Suku Bugis lainnya perlu juga menjadi pembahasan nantinya dalam program Sekolah Lontara IKAMI Sulsel,” tutupnya.
Sementara itu, Muhammad Hajrin Nur selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa Sekolah Lontara merupakan bentuk konkret kepedulian generasi muda terhadap pelestarian identitas budaya Bugis-Makassar.
“Sekolah Lontara diinisiasi sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian budaya Bugis dan sebagai tempat untuk mentransmisikan pengetahuan dan paseng dari generasi ke generasi,” terang Hajrin.
Ia menjelaskan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka. Hingga hari peluncuran, sudah lebih dari 300 orang diaspora Bugis-Makassar dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara mendaftarkan diri untuk mengikuti program ini.
“Nanti ada 5 pembahasan utama dalam kurikulum Sekolah Lontara yang dibagi hingga 8 pertemuan dalam satu kali program. Pertemuan akan dilaksanakan satu kali dalam dua minggu secara daring,” tambahnya.
Beberapa tokoh penting yang turut hadir dalam peluncuran program ini antara lain Sudarno Badan Penghubung Pemerintah Sul-Sel di DKI Jakarta, Muzakkir Djabir Tenaga Ahli DPD RI,
Andi Syamsul Rijal Direktur Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Abdi Mahesa Budayawan Muda Sul-Sel dan lain-lain.
Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, baik akademisi, politisi, budayawan, hingga masyarakat umum, Sekolah Lontara diharapkan dapat menjadi motor pelestarian budaya Bugis yang bukan hanya bersifat lokal, tetapi juga berskala nasional bahkan internasional. Program ini menandai kembalinya minat generasi muda untuk memahami akar budaya mereka dan memperkuat jati diri kebangsaan melalui pelestarian identitas etnis yang berakar kuat.(rls)
Tags: Sekolah lontara
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.hms
Headline

Kawasan Non Tunai Kini Hadir di Bandara Djalaluddin Gorontalo

21 September 2026
f.hms
Headline

Menteri PKP Apresiasi Realisasi BSPS di Gorontalo

21 September 2026
f.hms
Headline

Kembali Terima Penghargaan Kemendagri, Gusnar Ismail: Ini Hasil Kerja Kolaboratif

19 September 2026
Next Post
F.ist

DPR RI Hingga Ekonom UNUSIA: Lingkungan Harus Di Atas Kepentingan Ekonomi

Wamen Ossy Dermawan

Jadi Jembatan Dialog Soal Pertanahan dan Tata Ruang, Wamen Ossy Ajak Publik Kunjungi Booth ATR/BPN di ICI 2025

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

F.ist

Launching Sekolah Lontara, Jaga Kebudayaan Bugis

1 tahun ago

Papip Celebes Dilantik Ketua Kadin Kota Gorontalo, Langkah Pengabdian itu Dimulai!

1 hari ago

Andi Ilham Optimis Bisa Kunci Ketua Kadin Provinsi Gorontalo

1 hari ago

Update Musprov V Kadin Gorontalo Andi Ilham Kantongi 4 Dukungan Kabupaten/kota  

1 hari ago

Era Baru IAIN Gorontalo

9 bulan ago
Aris Setiawan

Bubarkan Saja KADIN Gorontalo

3 hari ago

Aroma Kopi Liberika Gorontalo Tembus Sampai Negeri Sakura

1 minggu ago
Penilaian SAKIP (foto hms).

Evaluasi SAKIP Kemendagri, Kinerja Dinas Tenaga Kerja ESDM dan Transmigrasi Gorontalo Meningkat

5 jam ago
f.antara

Karhutla Meluas, Korban Berjatuhan: Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi?

2 hari ago
Winarni Monoarfa-f.antara

Prof. Winarni Monoarfa PAW Rachmat Gobel

1 bulan ago

Terbaru

f.hms
Headline

Kawasan Non Tunai Kini Hadir di Bandara Djalaluddin Gorontalo

by NN Indonesia
21 September 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengapresiasi penerapan Kawasan Non-Tunai di Bandara Djalaluddin...

f.hms

Menteri PKP Apresiasi Realisasi BSPS di Gorontalo

21 September 2026
Penilaian SAKIP (foto hms).

Evaluasi SAKIP Kemendagri, Kinerja Dinas Tenaga Kerja ESDM dan Transmigrasi Gorontalo Meningkat

21 September 2026

Update Musprov V Kadin Gorontalo Andi Ilham Kantongi 4 Dukungan Kabupaten/kota  

20 September 2026

Papip Celebes Dilantik Ketua Kadin Kota Gorontalo, Langkah Pengabdian itu Dimulai!

20 September 2026

Andi Ilham Optimis Bisa Kunci Ketua Kadin Provinsi Gorontalo

20 September 2026
f.antara

Karhutla Meluas, Korban Berjatuhan: Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi?

19 September 2026
f.hms

Kembali Terima Penghargaan Kemendagri, Gusnar Ismail: Ini Hasil Kerja Kolaboratif

19 September 2026
f.hms

Pemprov Gorontalo Terbaik I se Sulawesi Kualitas Layanan Kesehatan

18 September 2026
Bupati Boalemo, Rum Pagau memberikan supor dan semangat bagi para anggota BPD yang baru saja dilantik.(f.dok.pimpinan)

363 Anggota BPD di 62 Desa Resmi Dikukuhkan

18 September 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.