
NEWSNESIA.ID, Gorontalo — UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Gorontalo memperkuat kemitraan strategis dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) guna meningkatkan relevansi program pelatihan serta memperluas peluang penyerapan tenaga kerja terampil.
Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja ke sejumlah perusahaan, di antaranya PT Pani Gold Project, PT Dwi Indo Cipta, PT Palma, PT Davinci Airindo, serta beberapa perusahaan lainnya, Kamis (5/11/2026).
Kunjungan ini menjadi langkah konkret BLK Gorontalo untuk membangun komunikasi langsung dengan pelaku industri sekaligus mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dengan kompetensi lulusan pelatihan.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala UPTD BLK Provinsi Gorontalo, Rahmi Tangahu, bersama tim memperkenalkan profil lembaga, berbagai bidang pelatihan yang tersedia, serta alumni dari sejumlah program kejuruan yang telah diselenggarakan.
Rahmi mengatakan, keterlibatan dunia usaha dan industri sangat penting dalam memastikan program pelatihan kerja tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan nyata pasar kerja.
“Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan upaya kita untuk mendengarkan langsung apa yang dibutuhkan dunia usaha. Dengan begitu, kurikulum pelatihan kita bisa terus disesuaikan agar relevan dan lulusan kita mudah diserap pasar kerja,” ujar Rahmi.
Menurutnya, sinergi dengan perusahaan diperlukan agar kompetensi yang dimiliki peserta pelatihan benar-benar sesuai dengan standar dan perkembangan kebutuhan industri.
Pihak perusahaan pun menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menjajaki kerja sama dengan BLK Gorontalo. Bentuk kemitraan yang berpeluang dikembangkan antara lain penyempurnaan kurikulum pelatihan, penerimaan peserta pemagangan, hingga perekrutan tenaga kerja sesuai kebutuhan dan persyaratan masing-masing perusahaan.
Perusahaan juga berharap materi dan kurikulum pelatihan yang diberikan BLK dapat terus diperbarui mengikuti perkembangan teknologi serta dinamika kebutuhan dunia usaha dan industri.
Rahmi berharap, kunjungan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Dengan kemitraan yang semakin kuat, BLK Gorontalo diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing sehingga semakin banyak lulusan pelatihan yang mendapatkan kesempatan bekerja di dunia industri.
“Harapan kita, dari kegiatan ini akan lahir kerja sama yang saling menguntungkan. Sehingga kualitas sumber daya manusia di Gorontalo semakin meningkat dan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi daerah,” tutup Rahmi.
















