
NEWSNESIA.ID (BOALEMO) – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali membuka kegiatan Pelatihan Kepemudaan Tingkat Desa Karang Taruna Tunas Muda Desa Kotaraja, Kecamatan Dulupi, Boalemo, Kamis (18/09/2025).
Kegiatan ini mengambil tema Peningkatan Keterampilan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Pemuda, sedianya berlangsung di Hotel Amaris Kota Gorontalo. Hadir diantaranya Kadis Sosial dan PMD, Monrue Mopangga, kepala desa dan unsur BPD serta para peserta dari Karang Taruna Desa Kotaraja.
Wabup Lahmuddin Hambali dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Karang Taruna merupakan organisasi kepemudaan yang punya peran penting dalam upaya pembangunan desa. Di mana, organisasi ini hadir sebagai wadah pemuda maupun pemudi dalam berperan aktif membangun desa dengan segala potensi dimiliki.
Misalnya bisa menggali potensi pemuda lokal melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan dan keterampilan melalui kepemimpinan yang mampu menciptakan sinergitas dalam upaya bersama membangun desa. Selain itu, Karang Taruna juga diharapkan bisa melibatkan diri dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Yakni menciptakan suasana yang harmonis dan kondusif di tingkat masyarakat. Terutama menekan isu-isu negatif yang bisa memecah belah persaudaraan dan rasa persatuan di tingkat masyarakat desa.
“Saya berharap pula para pemuda dan pemudi khususnya dalam Karang Taruna agar lebih bijak menggunakan media sosial. Jangan biasakan menggugah hal-hal yang dapat merusak harmonisasi maupun rasa persaudaraan di tubuh masyarakat,” tutur Wabup Lahmuddin Hambali yang saat itu mengenakan kemeja berlogo khas ikon Jembatan Soeharto.

Sementara itu, Kadis Sosial-PMD Boalemo, Monrue Mopangga dalam sambutannya menyampaikan, Karang Taruna menjadi pelopor dan juga ujung tombak mewujudkan kemajuan desa. Untuk itu, para pemuda diharapkan bisa membantu pemerintah desa dalam mewujudkan program pembangunan desa ke arah lebih maju.
“Untuk itu, para pemuda dan pemudi ini perlu dibekali keterampilan utamanya soal kepemimpinan dalam berorganisasi. Lagi pula, Karang Taruna menjadi mitra pemerintah desa yang mampu mengayomi unsur kepemudaan dan masyarakat setempat serta ikut menjaga kerukunan dan ketertiban di tubuh masyarakat,” tutur Monrue Mopangga.(nn)























