
newsnesia.id, GORONTALO– Jelang keberangkatan ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025, kontingen Provinsi Gorontalo rencananya akan diberangkatkan secara bertahap.
Hal ini disampaikan saat rapat persiapan keberangkatan kontingen Senin (27/10/2025) dihadapan pelatih cabang olahraga yang akan berangkat ke ajang multievent nasional pelajar.
“Untuk total kontingen Provinsi Gorontalo ke POPNAS dan PEPARNAS nanti itu sebanyak kurang lebih 120 orang yang terdiri dari atlet, pelatih dan official kontingen. Mereka akan berangkat bertahap atau tidak serentak. Ada yang berangkat tanggal 31 Oktober, ada yang 1 November dan ada juga pada 2 November 2025,” kata Kadispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, Senin (27/10/2025).
Rapat koordinasi dengan pelatih dan official di ruang rapat Dispora Provinsi Gorontalo Senin 27 Oktober 2025 siang juga menekankan soal kekompakan sebagai kontingen. Karena meskipun ada cabang olahraga yang berangkat ke POPNAS secara mandiri tiketnya, tapi secara keseluruhan adalah satu kontingen. Sehingganya semua yang akan mengkoordinir adalah ketua Kontingen.
“Atlet akan berangkat tanggal 31 Oktober, 1 November dan 2 November, dimana mereka akan dikoordinir keberangkatannya oleh ketua kontingen. Dan tadi kita sudah sepakat bahwa kita akan berangkat dalam satu bingkai yakni satu kontingen Provinsi Gorontalo,” terangnya.
Adapun tamah Danial cabang olahraga yang akan mewakili Provinsi Gorontalo di POPNAS 2025 nanti yakni, atletik, karate, pencak silat, taekwondo, sepak takraw, renang, tinju, tenis meja, bulutangkis dan sepakbola.
“Alhamdulillah kita akan mengutus sepuluh cabang olahraga dengan segala keterbatasan serta dukugan secara mandiri cabang olahraga. Dan karena pembinaan prestasi olahraga bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kita semua, baik itu pemerintah, badan usaha, dan atau warga masyarakat.
Ada tiga cabor yang mandiri tiketnya, tapi akomodasi dan transportasi selama POPNAS ditanggung panitia pelaksana. PB BAPOPSI menanggung akomodasi konsumsi atlet pelatih dan official, sementara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menanggung venue dan transportasi lokal dari hotel ke tempat pertandingan,” jelasnya. (Ns)




















