
NN, GORONTALO— Gubernur Gorontalo menerima audiensi dari jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah dalam rangka memperkuat koordinasi menjelang kunjungan kerja Menteri HAM RI ke Provinsi Gorontalo pada 1 April 2026 mendatang.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan Hak Asasi Manusia pada Kementerian HAM RI, Ratih Ekarini Savitri, Kepala Kantor Wilayah HAM Sulawesi Tengah, Mangatas Nadeak, Kabid Instrumen dan Penguatan HAM KemenHAM Sulteng, Mirfad R. Basalamah, serta Koordinator Wilayah KemenHAM Gorontalo, Sarton Dali.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai agenda strategis yang akan dilaksanakan dalam kunjungan Menteri HAM RI, Natalius Pigai, khususnya terkait penguatan pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah pusat di bidang hak asasi manusia di daerah.
Beberapa program prioritas yang menjadi fokus antara lain pengembangan Desa Sadar Hak Asasi Manusia, pemantauan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), serta kunjungan Sekolah Garuda sebagai bagian dari upaya edukasi dan internalisasi nilai-nilai HAM di tengah masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga akan mendorong pembentukan penggerak HAM dari masyarakat yang akan direkrut sebagai agen HAM di tingkat desa. Program ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pemahaman serta implementasi prinsip-prinsip HAM secara langsung di akar rumput.
Tak hanya itu, dalam rangkaian kegiatan yang akan datang, juga direncanakan penguatan kapasitas HAM kepada sekitar 5.000 masyarakat umum yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan aktivis, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya perlindungan dan pemajuan HAM.
Gubernur Gorontalo menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh seluruh agenda Kementerian HAM RI, serta memastikan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan optimal dalam mewujudkan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM di Provinsi Gorontalo.(rls)




















