
NN, GORONTALO – Mencuatnya narasi terkait adanya perpecahan dalam kepengurusan IKASmansa Gorontalo membuat para sesepuh dan pendiri organisasi ikut buka suara.
Pendiri IKASmansa Gorontalo, Faroukh Sunge cukup dibuat berang atas berbagai narasi pemberitaan yang menyebut adanya perpecahan atau polemik dalam kepengurusan IKASmansa Gorontao.
Sosok yang akrab disapa kak Uki itu meluruskan bahwa pada dasarnya bukan perpecahan yang terjadi dalam kepengurusan IKASmansa Gorontalo saat ini.
“Melainkan ini adalah bentuk penyelamatan organisasi. Karena Ketua terpilih hasil Munas, saudara Rizal Engahu tidak mampu melaksanakan kewajiban atau amanah organisasi pasca terpilih, sehingga majelis dan formatur mengambil langkah penyelamatan organisasi,” jelas Kak Uki saat diwawancarai langsung di Millinov Coffeeshop, Rabu 29 April 2026.
Kak Uki menambahkan bahwa tidak sepatutnya organisasi IKASmansa Gorontalo yang ia dirikan terus diseret kedalam narasi perpecahan yang hanya berimbas pada adu domba para angkatan alumni.
“Jelas itu tidak eloklah, organisasi ini sejak didirikan pada Agustus 2004 silam terus memberikan kontribusi dan manfaat bagi pemerintah daerah Gorontalo, kita punya sejarah baik dalam berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo utamanya di bidang Pertanian,” terangnya.
Ia juga berharap seluruh angkatan tidak termakan dengan narasi sesat yang menyebut adanya perpecahan, karena pada dasarnya sejumlah upaya musyawarah dan tabayyun ke pihak Rizal Engahu sudah dilakukan.
“Saya gak mau ada perpecahan tapi saya juga tidak ingin melihat organisasi ini vakum, nah sejak Rizal Engahu terpilih jadi Ketua IKASmansa ini vakum selama 7 bulan, nah yang jadi masalah setiap kali teman-teman majelis dan formatur klarifikasi ke yang bersangkutan tetap tidak menemui titik terang dan kesannya yang bersangkutan saudara Rizal Engahu ini tidak serius mengemban amanah sebagai Ketua IKASmansa sehingga langkah penyelamatan organisasi penting kita ambil,” tegas kak Uki.
Terakhir ia berpesan kepada seluruh angkatan dalam IKASmansa Gorontalo agar senantiasa menjaga soliditas dan kekompakan serta bahu membahu fokus untuk membesarkan organisasi.
“Pada momentum ramah tamah kemarin, saya melihat antusias seluruh anggota organisasi, nah ini yang kita harapkan bersama untuk terus dijaga dan tidak termakan dengan narasi yang hanya menggiring para angkatan dalam konflik dan adu domba,” tutupnya.(nn)


















