
NEWSNESIA.ID (GORONTALO) – Momen akbar, Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan XVII Tahun 2026 dipusatkan di Provinsi Gorontalo mulai 20 – 25 Juni dipastikan siap dihelat.
Itu setelah kunjungan peninjauan ke sejumlah titik oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail didampingi Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H, M.H, Danrem 133/NW, Brigjen TNI Hardo Sihotang, Ketua KTNA pusat, Mohamad Yadi Sofyan Noor, Ketua Panitia bersama Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi di lokasi bertempat di Kelurahan Hepuhulawa Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo, Rabu (17/06/2026).
“Sekarang ini seluruh kesiapan sudah mencapai 95 persen. Jadi, kami pastikan Provinsi Gorontalo siap jadi tuan rumah pelaksanaan Penas XVII tahun 2026,” tegas Gubernur, Gusnar Ismail.
Ditambahkan Gusnar, pelaksanaan Penas kali ini sangat memberi dampak positif dan mendatangkan keberkahan bagi elemen masyarakat Gorontalo.
“Utamanya kalangan masyarakat petani dan nelayan. Sebab, mereka bisa belajar langsung dan menimba ilmu sepanjang pelaksanaan Penas 2026. Seperti halnya teknologi pertanian dan lainnya,” ungkap Gubernur Gusnar.
Tak hanya itu, momentum Penas ini dampaknya pula mulai dirasakan kalangan masyarakat pelaku UMKM. Mengingat, begitu banyak peserta dari berbagai wilayah provinsi di Indonesia sudah berdatangan di Provinsi Gorontalo.
“Nantinya juga, para peserta dari berbagai provinsi di Indonesia akan melihat hasil komoditi pertanian, kelautan dan juga melihat keindahan pariwisata dan budaya dimiliki Gorontalo. Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban demi suksesnya pelaksanaan Penas XVII tahun 2026,” seru Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Senada dengan itu, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi mengaku ikut merasakan dampak dari kegiatan Penas 2026 yang dipusatkan di daerahnya. Sebagai bentuk dukungannya, ia pun tengah menyiapkan rumah-rumah penduduk di 5 wilayah kecamatan untuk jadi tempat bagi para pengunjung dan peserta dari berbagai daerah provinsi di Indonesia.(nn)



















