
NEWSNESIA.ID, GORONTALO— Menteri Transmigrasi Republik Indonesia memastikan rencana pertemuan dengan masyarakat Kabupaten Boalemo tetap akan diwujudkan, meski belum dapat terlaksana dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Gorontalo pada Selasa (23/6/2026). Penyesuaian agenda dilakukan menyusul perkembangan di lapangan yang menuntut pengambilan keputusan langsung menyangkut kepentingan masyarakat yang lebih luas.
Kunjungan Menteri ke Gorontalo dilakukan atas undangan Gubernur Gorontalo dan Panitia Pekan Nasional (PENAS), dengan sebagian besar agenda bersifat internal dan terbatas. Penyesuaian agenda dilakukan karena adanya perkembangan kegiatan yang memerlukan perhatian dan pengambilan keputusan langsung dalam rangka pelaksanaan tugas kementerian. Meski demikian, komitmen untuk bersilaturahmi dan berdialog dengan masyarakat Boalemo tidak berubah.
Juru Bicara Kementerian Transmigrasi, Eva Julianti, menyampaikan bahwa masyarakat Boalemo tetap menjadi bagian penting dalam agenda kerja Kementerian Transmigrasi.
“Pertemuan dengan masyarakat Boalemo tidak dibatalkan, melainkan ditunda. Bapak Menteri tetap berkomitmen untuk hadir dan bertemu langsung dengan masyarakat pada kesempatan terdekat yang memungkinkan,” ujar Eva.
Ia menambahkan, Kementerian memahami harapan masyarakat dan pemerintah daerah yang telah menantikan pertemuan tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Boalemo, para tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang telah menunjukkan perhatian dan antusiasme yang luar biasa. Kehangatan yang diberikan menjadi energi dan semangat bagi kami untuk segera mewujudkan pertemuan tersebut,” katanya.
Kementerian Transmigrasi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Boalemo, beserta seluruh masyarakat atas kehangatan dan sambutan yang ditunjukkan. Besarnya antusiasme masyarakat dinilai sebagai energi positif bagi upaya bersama membangun kawasan transmigrasi dan meningkatkan kesejahteraan.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Drs. Wardoyo Mansur Pongoliu, M.Si., menyampaikan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah tetap berjalan dengan baik serta tidak memengaruhi agenda pembangunan kawasan transmigrasi di Gorontalo.
“Kami di daerah terus bersinergi dengan Kementerian Transmigrasi. Kunjungan Bapak Menteri ke Boalemo hanya soal waktu, dan kami menyambut baik rencana penjadwalan ulangnya,” ujar Wardoyo.
Kementerian Transmigrasi memastikan bahwa substansi yang menjadi tujuan pertemuan dengan masyarakat Boalemo tetap menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti dalam agenda berikutnya. Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo segera dilakukan untuk menentukan waktu yang tepat bagi pelaksanaan kunjungan tersebut.
“Kami berharap silaturahmi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus terjaga. Terima kasih atas pengertian, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan kepada Kementerian Transmigrasi,” tutup Eva.

















