
NEWSNESIA.ID, Gorontalo – Kontingen Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII asal Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tiba di Gorontalo setelah sebelumnya transit dan beristirahat di Kantor Badan Penghubung Gorontalo di Jakarta yang difasilitasi oleh Badan Penghubung Provinsi Gorontalo, Jumat (19/6/2026).
Sebagai informasi, rombongan peserta tiba di Jakarta pada sore hari usai menempuh perjalanan dari Kepulauan Riau. Karena jadwal penerbangan lanjutan menuju Gorontalo baru tersedia pada dini hari, para peserta diarahkan untuk beristirahat di Kantor Badan Penghubung Provinsi Gorontalo di Jalan Salemba Tengah, Jakarta.
Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo, Mohamad Iqbal Lasabang, mengatakan pihaknya memberikan pendampingan dan pelayanan kepada para peserta selama masa transit guna memastikan perjalanan berjalan lancar dan nyaman.
“Peserta dari Kepri ini tiba di Bandara Jakarta sore hari. Penerbangan selanjutnya ke Gorontalo itu nanti subuh dini hari. Sehingga kami arahkan untuk transit dulu di Kantor Badan Penghubung yang ada di Jakarta,” ujar Mohamad Iqbal Lasabang.
Selain menyediakan tempat istirahat, Badan Penghubung Provinsi Gorontalo juga melakukan koordinasi keberangkatan sehingga seluruh peserta dapat melanjutkan perjalanan sesuai jadwal dan tiba dengan aman di Gorontalo.
“Hari ini kita sudah sambut peserta dari Kab. Karimun (Kepri) dan selanjutnya kita antar di tempat pemondokan di Kelurahan Bongohulawa. Besok Masih ada lagi peserta dari Kepri yang akan tiba di Gorontalo.,” ujar Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta Penas yang didampingi jajaran Bahruddin Aliyu dan Rais Kamali.
Setibanya di daerah tujuan, para peserta tampak antusias menyambut pelaksanaan PENAS XVII yang akan mempertemukan petani, nelayan, penyuluh pertanian, serta pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian dan perikanan.
Pelayanan yang diberikan Pemerintah Provinsi Gorontalo mendapat apresiasi dari salah satu peserta asal Kabupaten Karimun, Darnis. Ia mengaku terkesan dengan perhatian dan fasilitas yang diberikan sejak transit di Jakarta hingga tiba di Gorontalo.
“Pelayanannya keren. Kami sangat terbantu dengan berbagai fasilitas yang diberikan. Bahkan sampai di Gorontalo pun sambutan yang diberikan oleh masyarakat lokal sangat luar biasa. Pokoknya keren untuk Gorontalo,” kata Darnis.
Dengan tibanya kontingen asal Kepulauan Riau di Gorontalo, para peserta kini siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PENAS XVII serta berkontribusi dalam menyukseskan agenda nasional yang menjadi wadah pengembangan inovasi dan kemajuan sektor pertanian serta perikanan Indonesia.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah terus mengoptimalkan segala persiapan jelang pembukaan Penas XVII yang sesuai rencana akan dibuka oleh Wakil Prssiden RI pada tanggal 20 Juni 2026.


















