Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Tidak Semua Sistem One Man One Vote Membuat Demokrasi di HMI Menjadi Pragmatis

Oleh : Sahmin Madina

by NN Indonesia
23 September 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read

Newsnesia.id – Akhir-akhir ini ada stigma yang menyudutkan sistem Pemilihan Ketua di HMI bahwa sekarang sudah pragmatis !

gara-gara one man one vote. Siapa yang banyak mentraktir, dia yang jadi Ketua ?

Pernyataan ini separuh benar, tapi sepenuhnya tidak adil bagi HMI Sebagai kader HMI, kita harus jujur membedakan dua hal: Sistemnya dan Mentalitasnya.

One Man One Vote di HMI Justru Perwujudan dari Nilai NDP: Persamaan (Al-Musawah)

HMI lahir dengan NDP.

Salah satu babnya tentang Kemanusiaan: bahwa setiap insan itu setara.

Dalam sistem perwakilan / formatur yang tertutup, kedaulatan hanya dipegang segelintir orang. Rawan oligarki senior, rawan lobi elite. Kader biasa hanya jadi penonton.

One man one vote justru mengembalikan khittah itu

Satu Kader, Satu Suara, Satu Nilai di hadapan Allah,

Ketua Komisariat, Ketua Bidang, sampai anggota baru yang baru ikut Basic Training nilainya sama di bilik suara.

Inilah keadilan substantif. Inilah demokrasi Islam yang diajarkan HMI.

Jadi, bagaimana mungkin sistem yang paling sesuai dengan NDP kita sebut sebagai sumber pragmatisme?

Pragmatisme di HMI Bukan Lahir dari Bilik Suara, Tapi dari Rapuhnya Perkaderan

Mari kita introspeksi. Di HMI, sebelum memilih, kita dididik melalui proses panjang: Latihan Kader 1, 2, 3, Upgrading, Diskusi NDP berjam-jam.

Seorang kader HMI seharusnya sudah imun terhadap politik uang, karena dia sudah ditempa dengan nilai Keislaman dan Keindonesiaan.

Jika ada kader HMI yang memilih Ketua karena ditraktir kopi, dibelikan rokok, dijanjikan LPJ, atau karena tekanan senior, pertanyaannya bukan

Salahkah sistem one man one vote?

Tapi dimana perkaderan kita gagal ? Sudahkah NDP itu kita internalisasi atau hanya kita hafal untuk ujian LKK ?

Pragmatisme itu bukan virus dari sistem. Itu virus dari matinya perkaderan. One man one vote hanya menjadi cermin yang jujur: Ia memantulkan kualitas kader kita yang sebenarnya.

One Man One Vote Justru Menjadi Filter Terbaik Melawan Pragmatisme Elit

Di sistem lama, cukup lobi 3-5 senior atau formatur, kamu bisa jadi Ketua. Cukup dekat dengan alumni, selesai. Ini justru pragmatisme tingkat tinggi yang dibungkus “restu senior”.

Di sistem one man one vote, kamu tidak bisa lagi hanya mengandalkan restu senior. Kamu harus turun ke bawah secara total dan general

Sebagai harus meyakinkan seluruh kader:

  • Apa gagasan keumatanmu untuk komisariat ini?

  • Bagaimana kader akan mengawal isu keislaman dan keindonesiaan di kampus?

  • Sejauh mana kader paham Tujuan HMI: “Terbinanya Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.”

Seorang kader yang miskin gagasan, yang hanya modal uang dan kedekatan senior, akan tumbang di forum one man one vote jika kualitas kadernya baik. Karena 100 kader yang cerdas jauh lebih sulit dibeli daripada 5 orang formatur.

  • Buktinya: Banyak Kemenangan Ideologis Lahir dari One Man One Vote

Kita punya banyak bukti di banyak komisariat dan cabang, one man one vote justru melahirkan Ketua-Ketua yang bukan siapa-siapa, bukan anak orang kaya, bukan lingkar dalam senior, tapi dia yang rajin mengkaji, rajin mengabdi, dan dicintai kader akar rumput karena, keilmuannya ,kesantuanannya dan adabnya yang paripurna,

Mereka menang bukan karena bagi-bagi uang, tapi karena mereka menang gagasan. Mereka menang karena Yakin Usaha Sampai mereka terlihat nyata.

Itu bukti bahwa sistem ini tidak selalu pragmatis. Sistem ini akan menjadi ideologis jika diisi oleh kader-kader yang ideologis.

Akhirnya sebagai kader HMI tentunya Jangan pernah salahkan sistem demokrasi yang sudah berjalan baik dan benar

Tugas kita sebagai kader HMI bukan saling menyalahkan atau mengganti sistem agar kembali elitis dan tertutup, tapi memperkuat perkaderan agar melahirkan pemilih yang merdeka dan berkualitas ,tertib dan beradab

One man one vote di HMI akan tetap sakral dan ideologis jika :

  • Kader kembali ke NDP dan Menjadikan NDP sebagai kompas memilih, bukan sekadar hafalan.

  • Independensi HMI dijaga ,Bebas dari intervensi kepentingan alumni yang pragmatis. HMI untuk kader, bukan kader untuk alumni.

  • Keberanian menolak ,Berani bilang TIDAK pada politik uang, politik perut, dan politik senioritas buta.

Masih ingatkah kita dengan pesan Cak Nur bahwa HMI adalah organisasi perkaderan, bukan organisasi kekuasaan.

Jika orientasi kita masih kekuasaan, maka sistem apapun akan kita buat pragmatis.

Tapi jika orientasi kita masih perkaderan, maka sistem one man one vote akan menjadi alat paling ampuh untuk melahirkan pemimpin HMI yang berkualitas, yang diridhoi Allah SWT.

Wabillahi taufik wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Yakin usaha sampai

Y A K U S A

#Dirgahayuhimpunankuke66

#BahagiaHMI

#BanggamenjadikaderHMI

Tags: HMISahmin Madina
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Foto humas Pani Gold Mine
Gorontalo

Di HUT ke-14, PGM Tegaskan Komitmen Pertumbuhan yang Memberi Manfaat

24 September 2026
Gorontalo

UIN Sultan Amai dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo Perkuat Kemitraan 

24 September 2026
Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie di Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026.
Gorontalo

Wagub Idah Syahidah Dorong Gorontalo Perluas Ruang Inklusif bagi Disabilitas

23 September 2026
Next Post
f.hms

Gusnar Ismail Nginap di Pinogu, Jajal Jalur Ekstrim

Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie di Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026.

Wagub Idah Syahidah Dorong Gorontalo Perluas Ruang Inklusif bagi Disabilitas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

WR III Sultan Amai Gorontalo, Dr. Sahmin Madina.

UIN Sultan Amai Buka Suara Soal Kasus Pelecehan Seksual

2 hari ago
Sekretaris Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Winardi Dayi saat menerima kunjungan Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Ombudsman Nilai Pelayanan Publik Dinas PUPR-PKP Gorontalo

2 hari ago

Tidak Semua Sistem One Man One Vote Membuat Demokrasi di HMI Menjadi Pragmatis

1 hari ago

UIN Sultan Amai dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo Perkuat Kemitraan 

1 jam ago

Tidak Semua Sistem One Man One Vote Membuat Demokrasi di HMI Menjadi Pragmatis

1 hari ago
f.hms

Gusnar Ismail Nginap di Pinogu, Jajal Jalur Ekstrim

16 jam ago
Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie di Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026.

Wagub Idah Syahidah Dorong Gorontalo Perluas Ruang Inklusif bagi Disabilitas

14 jam ago
Penyerahan surat persetujuan penobatan nama drg. Clara Gobel jadi RSCG dari keluarga besar Gobel di Jakarta.(f.istimewa)

Sempat Terharu, Keluarga Besar Gobel Restui Penobatan drg. Clara Gobel jadi RSCG Boalemo

1 tahun ago
Foto humas Pani Gold Mine

Di HUT ke-14, PGM Tegaskan Komitmen Pertumbuhan yang Memberi Manfaat

9 menit ago

Juara 1 di Tingkat Provinsi, Posyandu Bone Bolango Wakili Gorontalo ke Nasional

1 bulan ago

Terbaru

Foto humas Pani Gold Mine
Gorontalo

Di HUT ke-14, PGM Tegaskan Komitmen Pertumbuhan yang Memberi Manfaat

by Mustafa Dako
24 September 2026
0

Foto humas Pani Gold Mine GORONTALO-NN– Seluruh jajaran manajemen dan karyawan Pani Gold Mine turut merayakan hari...

UIN Sultan Amai dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo Perkuat Kemitraan 

24 September 2026
Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie di Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026.

Wagub Idah Syahidah Dorong Gorontalo Perluas Ruang Inklusif bagi Disabilitas

23 September 2026
f.hms

Gusnar Ismail Nginap di Pinogu, Jajal Jalur Ekstrim

23 September 2026

Tidak Semua Sistem One Man One Vote Membuat Demokrasi di HMI Menjadi Pragmatis

23 September 2026
WR III Sultan Amai Gorontalo, Dr. Sahmin Madina.

UIN Sultan Amai Buka Suara Soal Kasus Pelecehan Seksual

22 September 2026
Sekretaris Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Winardi Dayi saat menerima kunjungan Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Ombudsman Nilai Pelayanan Publik Dinas PUPR-PKP Gorontalo

22 September 2026
f.hms

Kawasan Non Tunai Kini Hadir di Bandara Djalaluddin Gorontalo

21 September 2026
f.hms

Menteri PKP Apresiasi Realisasi BSPS di Gorontalo

21 September 2026
Penilaian SAKIP (foto hms).

Evaluasi SAKIP Kemendagri, Kinerja Dinas Tenaga Kerja ESDM dan Transmigrasi Gorontalo Meningkat

21 September 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.