
NN, GORONTALO– Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Direktur Utama PT. Berdikari Maryani membahas rencana pembangunan industri pakan ternak di daerah. Pertemuan unthk mematangkan isi perjanjian kerja sama antar kedua belah pihak.
Pematangan perjanjian Kerja sama ini menjadi tahapan penting dan strategis dalam rangkaian percepatan pembangunan Industri pakan ternak. Pembahasan diantaranya menyangkut ruang lingkup kerja sama, hak dan kewajiban masing-masing pihak, tanggung jawab, serta tahapan pembangunan dan operasional pabrik.
Gubernur Gorontalo menekankan pentingnya memastikan seluruh substansi kerja sama dibahas secara matang agar pelaksanaan pembangunan memiliki kepastian dari aspek hukum, teknis, kelembagaan, maupun tata kelola. Setelah PKS disepakati dan ditandatangani, masing-masing pihak dapat segera menjalankan tanggung jawab sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan.
“Nanti setelah PKS ditandatangani akan menjadi momentum penting untuk membawa rencana pembangunan pabrik pakan ternak dari tahapan persiapan menuju tahapan pelaksanaan yang lebih konkret dan terukur,” Kata Gubernur Gusnar, Jumat, (7/11/2026).
Pabrik pakan ternak di Desa Tolongio merupakan bagian dari Program Strategis Nasional Hilirisasi Ayam Terintegrasi, yang dikembangkan melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan PT Berdikari. Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas industri, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem peternakan ayam yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Pabrik ini diharapkan mampu memperkuat ketersediaan pakan ternak yang berkualitas dan terjangkau di daerah, meningkatkan pemanfaatan jagung sebagai bahan baku serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani.
Pabrik rencananya akan terintegrasi dengan pengembangan broiler farm atau peternakan ayam pedaging untuk memperkuat rantai produksi. Meningkatkan efisiensi usaha peternakan, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.(rls)















