
NEWSNESIA.ID, BOALEMO – Pemkab Boalemo bersama unsur Forkopimda mengikuti rapat koordinasi tingkat Provinsi Gorontalo secara virtual bertempat di ruang vicon, Jumat (23/07/2021).
Rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang juga melibatkan Forkopimda Provinsi Gorontalo. Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Boalemo Ir. H. Anas Jusuf MSi mendapat kesempatan melaporkan kondisi dan situasi penanganan Covid-19.
Di mana, Boalemo sudah masuk zona orange lantaran ada 22 orang masih terpapar Covid-19. Kini pasien sebanyak 22 orang tersebut sedang menjalani isolasi. Yakni 2 orang diantaranya di Rumah Sakit Iwan Bokings. 3 orang dirujuk ke Rumah Sakit Ainun Habibie serta 4 orang di Mes Haji dan sebanyak 13 orang menjalani isolasi mandiri diawasi tim gugus tugas.
“Untuk isolasi terpusat seperti halnya di RS Iwan Bokings maupun RSTN Kabupaten Boalemo, kami siapkan tempat tidur dan fasilitas penunjang lainnya. Di RSTN misalnya sudah disiapkan 45 tempat tidur guna mengantisipasi terjadi lonjakan kasus positif Covid-19,” ungkap Anas Jusuf.
Lanjut dia menjelaskan, soal Pemberlakuan Pembatasan Kegian Masyarakat Berskala Mikro (PPKM), pihaknya bekerjasama TNI, Polri, Kejaksaan dan Pengadilan serta unsur terkait lainnya. Semua sedang mengadakan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya Covid-19 sekaligus membagikan masker.
“Kami juga sedang menempuh penyuluhan dan optimalisasi peran posko di Kabupaten Boalemo, termasuk di 82 desa yang ada,” tambah Anas.
Lebih lanjut, ia memaparkan percepatan vaksinasi tim tenaga kesehatan. Dari total sasaran vaksin sebanyak 116.363, kini sudah menjalani vaksin mencapai 111,92 persen.

Jumlah itu terdiri dari pelayanan publik sebanyak 79,61 persen, dari 11.985 sasaran yang sudah divaksin mencapai 9.541 orang. Sedangkan lansia target dari 8.704 sasaran yang sudah divaksin 2.152 orang atau 28,72 persen. Begitu pula masyarakat umum dari target 78.332 sasaran, kini sudah menjalani vaksin 16.183 orang atau 20,6 persen.
“Kami akan terus berupaya maksimal bisa melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat,” ungkap Anas Jusuf dengan optimis.(nrt/nn)





















