
NN, GORONTALO- Upaya pemerintah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat di Provinsi Gorontalo menunjukan trend positif. Itu tergambar dari data Badan Pusat Statistik (BPS) triwulan II tahun yang dirilis 5 Agustus 2026, dimana seluruh lapangan usaha di Gorontalo tumbuh dengan baik.
Dalam paparan BPS, sturktur Produk Domestik Bruto (PDRB) menurut lapangan usaha trwiulan II tahun 20206 (y-on-y) perbandingan 2025 dengan tahun 2026, menunjukan lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi, yaitu Pertanian, Perdagangan, dan Konstruksi, menunjukkan tren pertumbuhan positif. Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah pertambangan dan penggalian, industri pengolahan dan perdagangan.
Sementara struktur Produk Domestik Bruto (PDRB) menurut lapangan usaha trwiulan II tahun 20206 (q-to-q) atau perbandingan dari triwulan I dengan triwulan II tahun 2026 menunjukan pula angka yang sangat baik. Lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi, yaitu Pertanian mengalami kontraksi. Sedangkan Perdagangan dan Konstruksi menunjukkan pertumbuhan positif. Sementara di triwulan II lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah Pertambangan & Penggalian, Jasa Pendidikan, dan Akomodasi, makan, dan minum.
Secara kumulatif, Lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi, yaitu pertanian perdagangan dan konstruksi menunjukkan pertumbuhan positif. Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi di triwulan II adalah pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, dan akomodasi, makan, dan minum.
Data tersebut menunjukan kinerja positif yang dilakukan pemerintah Provinsi Gorontalo beserta seluruh pemerintah daerah. Pemprov Gorontalo sendiri di bawah nahkoda Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah sejak menjabat kurang lebih 19 bulan silam, terus mengintervensi perekonomian daerah lewat program kerja yang dilakukan secara konsiten dan berhasil menunjukan dampak yang baik dalam menggerakan ekonomi di Provinsi Gorontalo.(nn)



















