
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Diduga karena mabuk lem, seorang pemuda asal Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo membuat geger warga dengan aksi percobaan bunuh diri memanjat tower telkom, Jum’at (6/1/2023).
Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini, aksi nekat IA (27) alias Ifan itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita di tower yang berada di Dase Motolohu.
Bermula dari laporan warga, kemudian pihak kepolisian bersama TNI langsung turun langsung ke lokasi kejadian demi menenangkan dan membujuk IA turun.
Dari upaya negosiasi yang coba dilakukan, kurang lebih sekitar 25 menit kemudian IA turun dari tower.
Kapolsek Randangan, IPTU Syaifful T. Djakatara membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, awalnya Bhabinkamtibmas Polsek Randangan mendapat laporan dari masyarakat, dimana ada yang memanjat tower telkom.
“Bermula dari laporan warga bahwa ada yang coba melakukan aksi bunuh diri dengan memanjat tower. Kemudian Bhabinkamtibmas bersama Kanit Reskrim Polsek Randangan dan Babinsa mendatangi TKP. Setelah tiba di TKP, dari unsur TNI/Polri membujuk orang tersebut untuk turun. Kurang lebih 25 menit bernegosiasi dan akhir orang tersebut turun dari tower,” ujar IPTU Syaifful.
IPTU Syaifful menambahkan, setelah berhasil dibujuk turun, petugas coba berkomunikasi dengan menanyakan nama dan alamat tapi tidak mendapat sespon dari IA.
Setelah ditelusuri kata Syaifful, belakangan IA diduga mengalami gangguan kejiwaan.
“Dipastikan turun dengan selamat, Bhabintibmas dan Babinsa menanyakan nama dan alamat orang tersebut namun tidak di gubris. Kemudian salah satu warga yang mengenalnya mengatakan bahwa IA beralamat di Desa Ayula. Lantas Bhabintibmas dan Babinsa mengantarkan orang tersebut kerumah orang tuanya di Desa Ayula,” terang Syaifful.
“Dari informasi, orang tersebut juga di duga mengalami gangguan jiwa yang sudah berjalan 2 tahun belakang.(NN/mus)






















