Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home DPRD Gorut

Gorut Kekurangan Tenaga Dokter Akibat Insentif Rendah, Alhamid: Padahal Biaya Kuliahnya Mahal

by Vernando S. Umar
14 Juni 2022
in DPRD Gorut, Gorontalo Utara
Reading Time: 1 min read
Alhamid Otoluwa. (f.ist)

NEWSNESIA.ID GORUT – Berdasarkan LKPJ Bupati Gorontalo Utara (Gorut) tahun 2021 terungkap bahwa Kabupaten Gorut mengalami kekurangan tenaga dokter. Pasalnya, dalam regulasi dan standar yang diberikan WHO dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terbukti bahwa jumlah dokter di Gorut masih rendah.

Dalam standar WHO disebutkan bahwa 15 puskesmas harus memiliki 156 dokter, untuk IDI sebanyak 121 dokter, serta BPJS 84 dokter. Sedangkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 setidaknya Kabupaten Gorut memiliki 75 dokter, namun yang ada hanya 21 dokter.

Menanggapi hal tersebut, anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Gorut, Alhamid Otoluwa, mengatakan, kuota untuk dokter di Gorut memang ada. Hanya saja, keinginan untuk masuk menjadi dokter dengan status PNS di Gorut tidak ada.

“Permasalahan kurangnya dokter, ini juga perlu ditingkatkan memang. Menjadi dokter itu, jadi guru saja atau dosen saja mahal, apalagi dokter,” kata Alhamid, melalui sambungan telepon, Selasa (14/6/2022).

Ia mencontohkan misalnya dirinya menjadi dokter, dengan biaya kuliah yang begitu maka akan sulit menerima pekerjaan dengan insentif rendah.

“(Misalnya) saya bertugas di Gorut dengan insentif yang rendah apa saya mau? Tentu tidak mau. Kalaupun ada yang mau terbatas satu dua orang saja. Sehingga jangan heran duduknya jumlah dokter yang dibutuhkan sejumlah 156 yang ada hanya 21,” kata Alhamid.

Ia menilai, perlu strategi yang konkret dalam mengatasi kuota dokter yang ada di Gorut, dari pemerintah daerah untuk meningkatkan insentif para dokter

Sehingga, menurutnya, kebutuhan dokter dapat terpenuhi, karena sektor kesehatan dapat menjadi sumber PAD jika pelayanan menjadi baik.

“Kalau saya rasa kita hitung-hitungan kesehatan itu adalah yang terbesar untuk mendapatkan PAD, tetapi terabaikan sampai dengan hari ini,” tutup dia. (Rol) 

Tags: Alhamid OtoluwaDPRD Gorontalo UtaraGorut Kekurangan DokterInsentif Rendah
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Daerah

Sekretariat DPRD Gorontalo Utara Terus Pererat Kebersamaan dengan Silaturahmi

3 Juni 2026
Kepala Bidang Transmigrasi didamping Kabid Ketahanan Pangan dan Holtikultura menyerahkan 500 bibit pohon durian bagi warga transmigrasi di Desa Motihelumo Sumalata.
Daerah

Kolaborasi Tim Trans Terpadu dan Disnakertrans Gorontalo Serahkan 500 Bibit Durian untuk Warga Transmigrasi di Sumalata

15 Mei 2026
Daerah

DPC Hanura Gorontalo Utara Matangkan Persiapan Musda DPD Partai Hanura Provinsi Gorontalo

12 Mei 2026
Next Post
Konferensi Pers Timsel Bawaslu Provinsi Gorontalo

Tim Seleksi Umumkan Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Periode 2022-2027

Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham

Pelaku Usaha Makan dan Minuman Diminta Segera Ajukan Sertifikasi Halal

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Alhamid Otoluwa. (f.ist)

Gorut Kekurangan Tenaga Dokter Akibat Insentif Rendah, Alhamid: Padahal Biaya Kuliahnya Mahal

4 tahun ago

Sherly Sang Predator?

4 hari ago
Ilustrasi

Bantuan Jamban DD Pemdes Paisumosoni Disinyalir Pilih Kasih, Warga Adu ke Camat

5 tahun ago
Presiden RI, Prabowo Subianto Hadiri Puncak PENAS XVII di Gorontalo. (Sumber Foto : Kominfo)

Hadiri Puncak Penas XVII di Gorontalo, Presiden Prabowo Optimis Indonesia Bisa Jadi Lumbung Pangan Dunia

3 hari ago
f.hms

PENAS, Geliat Ekonomi Gorontalo Meningkat

5 hari ago
Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

7 hari ago
Prof.Dr.Ahmad Faisal, M.Ag

Penuh Khidmat, Rektor IAIN Gorontalo Bawakan Do’a Dihadapan Presiden RI pada Puncak PENAS 2026

3 hari ago

IAIN Gorontalo Gelar Penyamaan Persepsi Akreditasi Bersama Dewan Eksekutif BAN PT

2 minggu ago
Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

1 minggu ago
Aiman Syakil

Membuka Akses Pasar bagi Produk Pertanian Lokal

2 hari ago

Terbaru

f.hms
Ekonomi

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemprov Gorontalo Perkuat Komoditas Lokal

by NN Indonesia
26 Juni 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Pemerintah Provinsi Gorontalo akan memperkuat pengembangan komoditas lokal sebagai langkah menjaga stabilitas pangan dan...

f.hms

Lokasi Eks Gelar Tekhnologi PENAS Akan Dijadikan Agrowisata

26 Juni 2026
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). (Ilustrasi)

LPS Tetapkan TBP Baru Mulai Juli 2026, Perkuat Stabilitas Perbankan dan Kepercayaan Nasabah

25 Juni 2026
Aiman Syakil

Membuka Akses Pasar bagi Produk Pertanian Lokal

25 Juni 2026
doc-ist

PENAS Sukses, Duta Besar Australia Beri Selamat ke Gubernur Gusnar

25 Juni 2026
Momen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Ruslie Habibie saat menyapa masyarakat Gorontalo dan ribuan peserta PENAS XVII. (sumber Foto : Kominfo)

Dua Perempuan Inspiratif Jadi Daya Tarik di PENAS XVII

24 Juni 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto Hadiri Puncak PENAS XVII di Gorontalo. (Sumber Foto : Kominfo)

Hadiri Puncak Penas XVII di Gorontalo, Presiden Prabowo Optimis Indonesia Bisa Jadi Lumbung Pangan Dunia

24 Juni 2026
Prof.Dr.Ahmad Faisal, M.Ag

Penuh Khidmat, Rektor IAIN Gorontalo Bawakan Do’a Dihadapan Presiden RI pada Puncak PENAS 2026

24 Juni 2026
f.hms

Presiden Prabowo Kenakan Upia Karanji Dipenutupan PENAS

24 Juni 2026
Foto : Nenek Farida (74) korban PHK Sepihak oleh Ko Lay.

Miris! Ditengah Riuh Puncak Penas Ke XVII, Ada Nenek Petani 74 Tahun Di PHK Sepihak Tanpa Pesangon

24 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.