NEWSNESIA.ID, GORUT – Aleg Gorontalo Utara (Gorut) dari Partai Nasdem yang juga selaku Ketua KNPI Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Mikdad Yeser menegaskan, makna yang terkandung dalam sejarah 23 Januari tidak hanya sebatas pada ceremonial saja dengan melakukan kirab bendera pusaka keliling Provinsi Gorontalo, namun yang lebih penting yakni bagaimana memaknainya dengan mengisi pembangunan daerah terutama oleh kaum muda.
Hal tersebut dikatakan oleh Mikdad Yeser saat berbincang dengan awak media ini pada akhir pekan kemarin usai menerima bendera pusaka di puncak Pontolo Kecamatan Kwandang yang dibawa oleh pasukan kirab dari Kabupaten Boalemo.
“Untuk kirab bendera ini merupakan kegiatan rutin dan sifatnya ceremonial terkait dengan sejarah 23 Januari yang setiap tahun kita peringati,” ungkapnya.
Menurut Aleg Nasdem tersebut, untuk nilai sebuah sejarah tersebut yang terpenting bagaimana mengaplikasikannya saat ini.
“Para pendahulu telah berjuang untuk sebuah kemerdekaan, dan harusnya kemerdekaan yang merupakan hasil perjuangan dengan mempertaruhkan jiwa dan raga tersebut, dimanfaatkan dengan hal-hal yang sifatnya positif,” kata Mikdad, Senin (24/1/2022).
Terutama untuk para generasi muda yang ada saat ini, tentunya ada banyak hal yang dapat dilakukan dalam rangka mengisi hasil perjuangan dari para pejuang.
“Terutama dalam rangka membangun daerah maupun desa tempat kita tinggal, karena membangun daerah dimana kita berpijak merupakan hal yang sangat baik,” jelasnya.
Para siswa misalnya kata Mikdad, di sekolah belajar dengan giat sehingga mendapatkan nilai dan prestasi yang baik, sehingga kedepan memiliki SDM yang berkwalitas yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk diri sendiri dan daerah.
“Begitu juga para pemuda, dengan berbagai latar keilmuan dan potensi yang dimiliki, berbuatlah sesuatu yang dapat membanggakan baik diri sendiri, orang tua, lingkungan maupun daerah dan bangsa,” tandasnya.(adv/rol)






















