
NEWSNESIA.ID, GORONTALO- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gorontalo, menggelar aksi demonstrasi memperingati momen Hari Anti Korupsi Se Dunia (HAKORDIA) di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo, Kamis (9/11/2021).
Aksi yang diikuti ratusan kader Hijau Hitam tersebut, selain mendorong pihak kejaksaan dalam penanganan kasus korupsi di Gorontalo, massa juga mempertanyakan penanganan 15 kasus mega korupsi yang ditangani Kejati Gorontalo.
Dalam orasinya, Ketua Umum HMI Cabang Gorontalo Aris Setiawan, HMI Cabang Gorontalo sebagai organisasi yang memotori terbentuknya provinsi gorontalo mempunyai tangung jawab besar dalam mengawal permasalahan yang ada di Provinsi Gorontalo. Kami tegaskan, kedatangan kami ke Kejaksaan Tinggi Gorontalo merupakan bentuk kepercayaan kita terhadap institusi yang berwenang dapat menyelesaikan kasus kasus yang diduga mangkrak , momentum HAKORDIA kali ini harus menjadi spirit bagi lembaga penegak hukum, khususnya jajaran kejaksaan dapat menuntaskan penanganan kasus-kasus korupsi di wilayah hukum Gorontalo.
“Kami minta, Kejati Gorontalo untuk menuntaskan semua perkara korupsi yang ditangani,” tegas Aris Setiawan.

Aris juga menegaskan, pihaknya telah menginventarisir kasus-kasus mega koruspi yang ada di Gorontalo dan akan mengawalnya hingga penanganan hukum tuntas.
Perwakilan massa aksi sempat diterima Asisten Intelijen Kejati Gorontalo Otto, mendiskusikan tuntutan massa aksi dan mempertanyakan beberapa hal terkait penanganan kasus korupsi di Gorontalo.
“Dalam tuntutan kita, pertanyakan seberapa jauh penanganan hukum beberapa kasus korupsi di Gorontalo, kemudian mempertanyakan apa yang menjadi kendala kejaksaan serta target penyelesaian kasus,” jelas Aris, didampingi Sekum HMI Cabang Gorontalo Gunawan Rasyid, Bendahara Umum Abd Malik Paramata, Ketua Bidang PTKP Zakaria, Ketua KOHATI HMI Cabang Gorontalo Sisiana Tuamaji, dan Pengurus KOHATI HMI Cabang Gorontalo Intan Permata Sari Kobandaha .
Aksi demonstrasi tersebut diakhiri dengan penyerahan fakta integritas oleh HMI Cabang Gorontalo ke Kejaksaan Tinggi Gorontalo yang mana fakta integritas tersebut merupakan komitmen bersama untuk mengawal penyelesaian kasus yang mangkrak di Provinsi Gorontalo.
“Kami akan terus mengawal kasus korupsi yang tengah ditangani Kejati Gorontalo,” tegas Aris Setiawan.(IM/NN)


















