
NN.ID, GORONTALO- Dinamis, itulah realitas politik. Begitu pun yang terjadi di Gorontalo. Adhan Dambea politisi senior Gorontalo ini dulunya dikenal terlibat rivalitas tajam dengan Rusli Habibie, kala masih menjabat Gubernur Gorontalo, namun kini Adhan Dambe justru mulai karib dengan Idah Syahidah, Wakil Gubernur Gorontalo, istri Rusli Habibie sekaligus Ketua DPD I Golkar Provinsi Gorontalo.
Sejumlah agenda Pemkot Gorontalo, terlihat Adhan Dambea hadir bersama Idah Syahidah. Bahkan, polemik izin jalan yang akan digunakan Pemprov Gorontalo untuk Gorontalo Half Marathon 2025 7 Desember lalu, Adhan dengn keras menolak memberikan izin. Namun, Adhan akhirnya luluh ketika Idah Syahidah menghubungi via telepon, dan surat rekomendasi penggunaan jalan dari Pemkot Gorontalo keluar.
Dibeberapa unggahan media sosial pun, ramai sejumlah video Adhan Dambe secara terbuka memberikan dukungan penuh kepada Idah Syahidah, Wakil Gubernur Gorontalo yang juga Ketua DPD I Golkar Provinsi Gorontalo ini.
Menariknya, keakraban Adhan dengan Idah ini terjadi ditengah ‘konflik’ politik Adhan dengan Gusnar Ismail. Adhan secara terbuka kerap melayangkan kritikan cadas kepada Gusnar Ismail sejak awal Gusnar mengemban tugas sebagai Gubernur Gorontalo. Itu terlihat sejak RUPS BSG, pengisian posisi strategis di bank daerah. Berlanjut polemik trotoar disejumlah ruas jalan di Kota Gorontalo, hingga Adhan mengancam tidak memberikan rekomendasi penggunaan jalan untuk GHM 2025 hingga polemik medali GHM yang hanya mencantumkan nama Gusnar Ismail
Fakta politik manuver Adhan Dambe ini memicu spekulasi dari berbagai pihak. Meski masih jauh, disebut-sebut manuver ini untuk kepentingan politik Pilgub Gorontalo 2029 mendatang. Disebut-sebuit Adhan mulai lakukan pendekatan dengan Golkar sekaligus kepada Rusli Habibie yang selama ini dikenal menjadi rival politiknya lewat Idah Syahidah. Apakah Adhan sudah berdamai dengan Rusli Habibie?, tentu komunikasi intens Adhan dengan Idah saat ini menjadi jawaban pertanyaan tersebut.
“Politik selalu dinamis, kita lihat saja nanti perkembangan selanjutnya seperti apa dari fakta politik yang terjadi saat ini,” ujar sejumlah pegiat politik Gorontalo, saat bebincang dengan NN.ID. (nn)




















