
newsnesia.id, GORONTALO – Kabar gembira kembali datang dari cabang olahraga (Cabor) sepak takraw. Jika sebelumnya di Popnas 2025 Jakarta sukses meraih medali emas, kini giliran sosok pelatih asal Gorontalo yang dipercaya masuk dalam Pengurus PB. PSTI periode 2025-2029.
Informasi yang diperoleh awak media ini, setelah terpilihnya Ketua Umum PB. PSTI melalui Munaslub pada tanggal 1 November 2025, maka telah tersusunnya kepengurusan baru Induk Organisasi Cabang Olahraga Sepak Takraw pusat.
Dinahkodai H. Surianto sebagai Ketua yang tak lain mantan Ketua Pengprov PSTI Sulsel, Noldi Suleman Husain dipercaya masuk dalam gerbong kepengurusan yang akan membidangi Talent Scouting dan Pembinaan.
“Saya berterima kasih kepada pak Ketua Umum yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk bergabung dalam kepengurusan PB. PSTI periode 2025-2029 sesuai dengan SK Ketua Umum KONI Pusat Nomor:171 tahun 2025 tanggal 11 November 2025,” ujar Noldi kepada awak media ini, Selasa (11/11/2025).
“Melalui kepercayaan masuk dalam kepengurusan PB. PSTI periode 2025-2029 pada bidang Talent Scouting dan Pembinaan InSyaAllah saya akan dapat memberikan kontribusi saran bersama-sama dengan pengurus lainnya untuk membangun Sepak Takraw Indonesia kedepan dan semoga saja program-program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh PB.PSTI berdampak positif untuk Pengprov dan Pengkab/Pengkot Seluruh Indonesia untuk pembinaan sepak takraw di masing-masing Daerah,” jelasnya.
Haji Surianto yang menahkodai PB.PSTI periode 2025-2029 nanti adalah sosok pengusaha sukses yang salah satu Program unggulan kedepan yakni adanya Liga Sepak Takraw Indonesia pada tahun 2026.
Seperti diketahui, pada Munaslub bulan lalu Pengrpov PSTI Gorontalo memang tidak memberikan rekomendasi dan memilih Pak Haji Surianto, namun secara pribadi ia telah bergabung dalam tim pemenangan Haji Surianto. Alasannya karena sosok beliau yang sangat cinta pada cabang olahraga sepak takraw sehingga memantapkan untuk menjadi bagian dari tim pemenangan tersebut.
“saya yakin beliau ikhlas dalam membagun sepak takraw kedepan menuju olahraga Berprestasi dan juga menjadikan Sepak Takraw menjadi olahraga Industri di Indonesia,” kata mantan pelatih timnas putri sepak takraw tersebut.
“Apalagi salah satu program unggulan beliau adalah adanya Liga Sepak Takraw Indonesia, maka saya yakin bahwa sepak takraw kedepan akan lebih banyak pembinaan serta akan lahir atlet-atlet potensial untuk masuk dalam skuad Timnas yang akan mengharumkan Indonesia pada Kejuaraan Internasional kedepan,” tambahnya. (Ns)





















