
NEWNSNESIA.ID GORUT – Anggota DPRD Gorontalo Utara, Lukum Diko meminta Pemerintah Daerah untuk segera memprioritaskan pergeseran anggaran. Menurutnya, ada salah satu program kegiatan yang sangat urgent yaitu normalisasi sungai Tolango yang berada di Kecamatan Anggrek.
Lukum mengungkapkan, di pergeseran anggaran itu ada anggaran untuk dokumen lingkungan sungai tersebut.
“Saat ini kita sudah ada anggaran dan sungai itu sudah dibebaskan dari kawasan mangrove. Karena sungai itu tidak bisa di normalisasi ketika dokumen lingkungannya tidak ada,” kata Ketua Fraksi Golkar, Rabu (25/5/2022).
Untuk anggarannya kata Lukum, diambil dari pokok pikiran. Tidak diambil dari anggaran mana-mana hanya untuk dokumen lingkungan.
“Ini butuh keseriusan dari dinas terkait, karena anggaran sudah ada. Sangat disayangkan ketika ini ditunda,” tegas Lukum Diko.
Dampak dari luapan air sungai Tolango kata Lukum, sudah merusak fasilitas daerah termasuk pemukiman warga, dan juga lahan perkebunan.
“Seperti jalan yang menghabiskan anggaran Rp. 1 Miliar, pasar yang telah dibangun dengan anggaran Rp. 3 Miliar, rumah warga, dan juga puluhan tanaman tahunan,” ujar Lukum Diko
Ia pun menilai pemerintahan di Gorut saat ini, krisis kepedulian dan tidak peka akan kepentingan masyarakat. Menurutnya, tidak bisa membedakan mana yang urget dan tidak.
“Harus di sendirikan mana yang urgent dan tidak, jangan digabungkan. Sehingga yang urgent tidak kena dampak dari yang tidak urgent,” tutur Lukum.
“Kemarin kita juga sudah tanya di rapat LKPj, sudah tiga minggu katanya di meja Bupati,” katanya lagi.
“Bupati saat ini harus kerja cepat, jangan ikuti gaya lama. Harus ditunjukkan ke masyarakat bahwa seorang Thariq memiliki jiwa muda, langkah cepat dan tepat,” ia menandaskan. (Rol)























