
NEWSNESIA.ID – Panitia Khusus (Pansus) Persoalan Lahan DPRD Kabupaten Gorontalo Utara menyusun kembali rencana kerja yang akan dilaksanakan selama beberapa bulan kedepan di tahun 2026.
Ketua Pansus, Windra Lagarusu, mengatakan penyusunan kembali rencana kerja untuk beberapa bulan kedepan itu didasarkan pada hasil capaian yang telah diperoleh oleh pansus dalam investigasi dan peninjauan langsung dilapangan.
Saat ini kata Windra, pansus sedang memproses persoalan lahan KSOP Anggrek. Persoalan tersebut kata Windra, masih akan dilakukan pertemuan sebanyak dua kali.
Dimana pertemuan pertama akan mengundang semua saksi-saksi dan semua dokumen terkait akan diminta, selanjutnya pertemuan kedua, Pansus akan mengunjungi langsung Badan Pertanahan untuk melakukan kroscek terkait dokumen yang menjadi dasar penerbitan sertifikat lahan KSOP Anggrek itu.
Selanjutnya kata Windra, polemik lahan eks HGU yang ada di Desa Sogu Kecamatan Monano, persoalan itu juga kata Windra, sudah sementara berproses dan saat ini pansus sementara mengumpulkan informasi terkait bagaimana duduk persoalan lahan eks HGU yang ada di Desa Sogu itu.
Setelah Desa Sogu kata Windra, pansus akan berpindah ke persoalan pengadaan lahan yang ada di Desa Ibarat oleh salah satu perusahaan
“Diduga terjadi penjualan lahan yang masuk di kawasan hutan mangrove, ini yang akan ditelusuri oleh Tim Pansus,” jelas Windra, Senin (26/1/2026). (Prin).





















