
NEWSNESIA.ID – Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarno Putri saat Rakernas soal tukang bakso masih berbuntut panjang hingga saat ini.
Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) Gorontalo juga sangat menyayangkan pernyataan yang merendahkan profesi tukang bakso bisa keluar dari mulut seorang mantan presiden.
“Sangat disayangkan seorang figur ketua partai politik besar seperti Megawati menjadikan profesi tukang bakso sebagai bahan guyonan,” ungkap Ketua APMISO Gorontalo, Eyas Susilo saat diwawancara oleh Newsnesia.id, Selasa (28/6/2022).
Eyas juga bahkan mengecam seluruh kader PDIP yang hadir di Rakernas tersebut karena ikut menertawakan guyonan yang menghina tukang bakso itu.
“Lebih disayangkan lagi, karena kader yang hadir disitu semuanya ikut tertawa,” bebernya.
Ia juga menegaskan profesi tukang bakso adalah profesi mulia dan tidaklah pantas direndahkan.
“Karena martabat kami belum tentu lebih rendah dari para pejabat itu, mereka juga tidak sadar tukang bakso telah banyak membantu pemerintah membuka peluang kerja,” tegasnya. (Rls)





















