
newsnesia.id,GORONTALO – Pelepasan kontingen Gorontalo ke POPNAS dan PEPARPENAS 2025 Jakarta oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail tidak semuanya diikuti atlet official yang berjumlah 120 orang termasuk atlet, pelatih dan official kontingen.
“Yang hadir pada upacara pelepasan kontingen sore hari ini kira-kira hanya 45% dari 120 orang kontingen, namun sore hari ini walaupun kehadiran peserta pada pelepasan ini saya berharap tetap dapat membuahkan prestasi 100 persen nantinya,” ucap Gubernur Gorontalo mengawali sambutannya, Kamis (30/10/2025).
“Sehingga ini kesempatan emas bagi adik-adik semua untuk menunjukkan prestasi, walaupun kemarin saya membaca di berbagai media ada keluhan sana sini, ya tapi meski kita sudah jelaskan tapi masih ada juga keluhan dan saya lihat sudah hampir offside,” ujarnya.
Gubernur menjelaskan salah satu nilai dari sebuah prestasi yakni disiplin, olehnya ia minta dalam sebuah pembinaan prestasi olahraga disiplin menjadi hal dasar mutlak bagi seorang atlet.
“Disiplin ini merupakan yang harus dijunjung tinggi semua atlet, disiplin terhadap ketentuan-ketentuan yang ada termasuk di dalamnya disiplin kepada diri sendiri, waktu dan disiplin menjalankan apa yang diperintahkan pelatih saat latihan maupun bertanding,” jelasnya.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim para atlet POPNAS dan PEPARPENAS Gorontalo saya nyatakan resmi diberangkatkan dan semoga sukses dan meraih prestasi terbaik bagi daerah,” lanjutnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinksi Gorontalo, Danial Ibrahim dalam sambutannya mengatakan keterbatasan anggaran yang dialami semua daerah se Indonesia membuat pelaksanaan POPNAS dan PEPARPENAS tahun ini agak sedikit berbeda.
“Tadinya sesuai jadwal, tuan rumah POPNAS dan PEPARNAS tahun ini adalah Aceh dan Sumatera Utara, serta waktu pelaksanaanya berbeda. Namun karena alasan efisiensi anggaran sehingga kedua event ini dalam rapat bersama Kemenpora dipindahkan ke DKI Jakarta dan waktu pelaksanaannya juga bersamaan,” beber Danial Ibrahim.
Danial juga menuturkan, sebagian besar juga Pemda dalam hal pembiayaan kontingen melalui mekanisme atau skema kolaborasi yaitu antara Pemda dengan swasta baik badan usaha milik negara maupun badan usaha milik daerah termasuk di dalamnya juga Gorontalo.
“Untuk tahun ini kontingen POPNAS dan PEPARPENAS kita akan mengirim 120 orang yang terdiri dari atlet POPNAS 78 orang, dan atlet PEPARPENAS 11 orang. Sedangkan untuk pelatih dan official sebanyak 25 orang ditambah pimpinan kontingen dan panitia 6 orang,” beber Danial.
Sedangkan untuk cabang olahraga yang diikuti di POPNAS itu ada 10 cabang olahraga terdiri dari atletik, karate, taekwondo, pencak silat, sepak takraw, tinju, tenis meja, renang dan sepak bola ada 10. Dan untuk PEPARPENAS ada tiga cabang olahraga yaitu para atletik, para bulutangkis dan para tenis meja,” timpalnya.
Untuk keberangkatan kontingen sendiri akan diberangkatkan dalam tiga tahap, yakni tahap pertama dua cabang olahraga yakni sepak takraw dan sepakbola, kemudan ada juga di tanggal 1 November dan terakhir di tanggal 2 November 2025. (Ns)





















