Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemilu 2024 Berjalan Baik & Jujur

Oleh Salahuddin Pakaya

by Editor
22 Februari 2024
in Daerah, Opini, Pemilu 2024, Politik
Reading Time: 3 mins read
Salahuddin Pakaya.

NewsNesia.id – Dalam sebuah kompetisi ada yang menjadi juara dan ada yang kalah hingga tersingkirkan.

Pasca pemungutan dan penghitungan suara, bagi yang calonnya kalah tentu banyak yang merasa kecewa. Sementara bagi mereka yang calonnya menang pasti larut dalam bahagia dan euforia.

Sebenarnya ini bukan salah calon keseluruhan bila kalah, melainkan seberapa jauh bentuk kesungguhan dalam berkompetisi.

Seyogyanya para calon benar-benar siap dalam kompetisi, siap menang dan siap kalah. Hal tersebutlah yang harusnya ditekankan ke para pendukungnya, terutama mereka yang kecewa karena tidak bisa menerima kekalahan dengan lapang dada dan ikhlas, sehingga selalu menyalahkan penyelenggara yang sudah bekerja dengan maksimal demi terwujudnya pesta demokrasi dengan baik dan jujur.

Ada dua bulan masa kampanye dan 3 hari masa tenang yang diberikan oleh UU kepada para peserta pemilu dan calon untuk melatih dan membekali para saksi dengan maksimal dlm rangka bertugas di TPS-TPS.

Namun hal tersebut kebanyakan tidak digunakan dengan maksimal oleh para calon. Sehingga informasi yang didapat hanya setengah dan tidak utuh padahal para saksi setelah selesai penghitungan suara mereka mengantongi foto scan yang bertanda tangan basah dari petugas KPPS hasil keseluruhan perolehan suara di TPS masing-masing.

Pemilih di TPS menurut UU baik itu DPT maupun DPTB seluruh Indonesia berjumlah maksimal 300 dengan kelebihan surat suara 2% artinya total menjadi 306 per TPS tidak ada kelebihan kertas suara di tiap TPS seperti berita yang berseliweran.

UU telah memberikan peluang dan hak kepada setiap saksi-saksi peserta Pemilu dan calon di tiap TPS dari mulai pembukaan pemungutan suara, jumlah DPT dan DPTB, penghitungan suara yang transparan dilihat oleh semua masyarakat sampai dengan selesai.

Seharusnya saksi-saksi pasangan calon dan peserta pemilu mengajukan keberatan disetiap TPS bila ada hal-hal khusus dan kejadian diluar UU yang dilakukan oleh petugas KPPS, dalam hal pembukaan pertama ketua KPPS menyampaikan DPT dan DPTB di TPS yg bersangkutan berjumlah sekian dan tambahan 2 % itu dicatat oleh para saksi dan para saksi mencatat jumlah pemilih pengguna hak pilih dan pengguna hak suara itu dicatat oleh saksi yang sudah dibekali pengetahuan yang bagus, sehingga dari awal pemungutan suara dan tiba pada penghitungan suara para saksi harus sesuaikan jumlah pengguna hak pilih dan pengguna hak suara dengan teliti dan cermat, bila ada yang tdk pas para saksi mengajukan keberatan di TPS tersebut sehingga petugas KPPS bisa memperbaiki hal-hal yang dianggap keliru baik jumlah kertas suara maupun pengguna hak pilih dan pengguna hak suara, itu bila saksi benar-benar dibekali oleh pasangan calon Presiden dan wmWakil Presiden ataupun peserta pemilu lainnya.

Setelah saksi-saksi memeriksa kejadian dari awal sampai akhir kemudian saksi membubuhkan tanda tangan diberita acara sesuai dengan apa yang diliat di TPS tersebut, hal ini sudah berjalan dengan baik dengan dibuktikan berita acara yang keseluruhan ditanda tangani oleh saksi-saksi pasangan calon dan peserta pemilu.

Jadi bila ada yg mengatakan di TPS a dan b kelebihan kertas suara itu hoax alias tidak benar dan tidak berdasar , karena yang berbicara tidak paham dan tidak mengetahui kejadian di TPS tersebut.

Jadi tidakk ada yang keliru dalam pemungutan dan penghitungan suara tanggal 14 Februari 2024 semua berjalan lancar, hanya karena kita tidak bisa menerima kenyataan jagoan kita kalah maka sering saja kita melawan takdir dan ketentuan Tuhan. Tidak bergerak sesuatu tanpa ijin Allah

Kesimpulan saya, Para calon tidak melatih saksi-saksinya dengan baik sehingga memberi informasi yang keliru kepada pemberi mandat yaitu calon.

Proses demokrasi tidak curang dan sudah berjalan dengan baik, Sirekap itu hanya merupakan salah satu metode untuk adanya pemberitahuan kepada KPU RI bahwa hasil di TPS-TPS tersebut untuk mempermudah akses kepada KPU RI, yang dulu pada pemilu 2019 namanya berita acara by pas dan hal tersebut sudah sesuai.

Seperti yang saya sampaikan diatas intinya pada saksi, bila saksi menemukan hal yang ganjal dan keliru maka saksi mengajukan keberatan di tiap TPS para saksi bertugas, akan tetapi semua berita acara ditanda tangani oleh saksi tanpa kejadian khusus dan saksi membenarkan hasil di setiap TPS, jadi dimana yang keliru, kita ini hidup bernegara dan diatur UU, semua sesuai dengan koridor aturan, mungkin karena kecewa maka kita menuduh dan berprasangka buruk kepada penyelenggara, seharusnya calon dan para pendukung menerima semua ini dengan lapang dada.

KPPS bahkan memberikan akses kepada saksi yaitu scan berita acara di TPS yg ditandatangani basah oleh ketua KPPS, apalagi yg diragukan

Bila tidak menerima maka kumpulkan saksi semua TPS dan minta pertanggung jawaban atas tugasnya, samakan berita acara yang diterima para saksi dengan berita acara di KPU cocokkan itu pasti akan sama karena KPU sudah mengantisipasi hal-hal seperti itu.

Ada lembaga lain bila tdk merasa puas seperti Bawaslu. Bila ada sengketa, mala ada MK. Bila ada salah perhitungan gunakan jalur itu krn Negara telah menyediakan hal tersebut. Jangan pernah buat rakyat seakan diadu domba dengan pemberitaan hoaks.

Salam Pemilu damai, dari saya Salahuddin Pakaya, Mahasiswa Pascasarjana UNG yang sedang mengerjakan tesis berjudul Sengketa Pemilu antara Penyelenggara, Peserta dan Masyarakat.

Tags: Pemilu 2024Salahuddin PakayaSengketa Pemilu
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga saat menyerahkan
Daerah

Bupati Saipul Apresiasi PT IGL dan PT BTL atas Kontribusi Nyata bagi Pekerja Rentan di Pohuwato

15 Juni 2026
Ketua SMSI Provinsi Gorontalo, Irwanto Ahmad.
Daerah

Irwanto Ahmad ‘Iwan Dije’ Terpilih Aklamasi Ketua SMSI Provinsi Gorontalo

13 Juni 2026
f-hm
Headline

Perkuat Sinergitas Penanganan Hukum, Kajari Kotamobagu – Bupati Boltim Teken MoU

12 Juni 2026
Next Post
Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo Fima Agustina Pakaya hadir langsung menyaksikan penampilan putra asli Gorontalo di pentas D'Academy6, Rabu (21/2/2024).(F.

Bikin Kagum, Begini Sosok Owan Boalemo di Mata Ketua Tim PKK Gorontalo

Sambangi Rumah Singgah, Bupati Pohuwato Beri Support Warganya Jalani Pengobatan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Salahuddin Pakaya.

Pemilu 2024 Berjalan Baik & Jujur

2 tahun ago
f.hms

Presiden RI Dijadwalkan Hadir pada Puncak PENAS 2026 di Gorontalo

5 hari ago
Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga saat menyerahkan

Bupati Saipul Apresiasi PT IGL dan PT BTL atas Kontribusi Nyata bagi Pekerja Rentan di Pohuwato

20 jam ago
Adhyaksa Daudlt-(f.istimewa)

Mengenal Adhyaksa Dault, Pernah Pimpin Pramuka se Indonesia

3 tahun ago
f.hms

Gubernur: Ayo Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

22 jam ago
f.hms

Sidak, Wagub Idah Temukan Sisa Makanan Menumpuk di SPPG

5 hari ago
Dinas PUPRPKP Boalemo menggelar penyusunan dokumen RISPAM tahun 2026-2028.(f.istimewa)

Antisipasi Krisis Air, Dinas PUPRPKP Boalemo Rancang Dokumen RISPAM 2026-2046

1 bulan ago
f.ist

Lima Hari Jelang PENAS, 1.305 Kamar Hotel di Gorontalo Reserved

23 jam ago

Aset Pemprov Gorontalo Tahun 2025 Rp 1,9 Triliun

22 jam ago

Terbaru

f.hms
Headline

Pemprov Gorontalo Siapkan 5.000 Polopalo untuk Suvenir PENAS 2026

by NN Indonesia
16 Juni 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan 5.000 polopalo untuk suvenir Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan...

f.hms

Layanan Kesehatan di Lokasi PENAS Disiapkan

16 Juni 2026
f.hms

Peserta PENAS Mulai Berdatangan

16 Juni 2026
Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga saat menyerahkan

Bupati Saipul Apresiasi PT IGL dan PT BTL atas Kontribusi Nyata bagi Pekerja Rentan di Pohuwato

15 Juni 2026
f.hms

Gubernur: Ayo Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

15 Juni 2026

Aset Pemprov Gorontalo Tahun 2025 Rp 1,9 Triliun

15 Juni 2026
f.ist

Lima Hari Jelang PENAS, 1.305 Kamar Hotel di Gorontalo Reserved

15 Juni 2026
f.ist

Arena PENAS Segera Rampung

15 Juni 2026
Ketua SMSI Provinsi Gorontalo, Irwanto Ahmad.

Irwanto Ahmad ‘Iwan Dije’ Terpilih Aklamasi Ketua SMSI Provinsi Gorontalo

13 Juni 2026
f-hm

Perkuat Sinergitas Penanganan Hukum, Kajari Kotamobagu – Bupati Boltim Teken MoU

12 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.