Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Gerakan 3M Plus: Strategi Komprehensif Melawan Nyamuk Aedes Aegypti

by NN Indonesia
3 Mei 2025
in Opini
Reading Time: 4 mins read

Penulis : Hendrik D.J. Borolla

Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi ancaman kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia dan banyak negara tropis lainnya. Penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti ini dapat menyebabkan gejala mulai dari demam tinggi, nyeri otot, hingga komplikasi yang mengancam jiwa seperti syok dan pendarahan.

Dalam menghadapi ancaman ini, upaya pencegahan jauh lebih efektif dan ekonomis daripada pengobatan. Di Indonesia, strategi pencegahan yang paling gencar disosialisasikan oleh pemerintah dan organisasi kesehatan adalah Gerakan 3M Plus. Gerakan ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah pendekatan praktis dan holistik yang melibatkan peran serta aktif seluruh lapisan masyarakat.

Gerakan 3M Plus merupakan pilar utama dalam memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini memiliki karakteristik unik yang membuatnya sangat adaptif dengan lingkungan manusia: ia berkembang biak di genangan air jernih, menggigit pada siang hari (puncak aktivitas pagi dan sore), dan mampu bertelur di wadah-wadah air yang sangat kecil sekalipun. Memahami karakter inilah yang membuat setiap langkah dalam 3M Plus menjadi sangat krusial.

Mengupas Tiga Langkah Utama: 3M
1. Menguras dan Menyikat
Langkah pertama, Menguras, adalah tindakan mengosongkan wadah-wadah penampung air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Namun, menguras saja tidak cukup. Telur nyamuk Aedes aegypti memiliki daya tahan yang sangat tinggi dan dapat menempel erat pada dinding wadah. Telur ini dapat bertahan dalam kondisi kering selama berbulan-bulan dan akan menetas ketika terendam air kembali. Oleh karena itu, tindakan Menyikat dinding wadah menjadi sangat penting. Gosokan secara fisik akan melepas dan membunuh telur-telur yang menempel, memastikan wadah benar-benar bebas dari potensi perkembangbiakan.
Wadah yang perlu diperhatikan bukan hanya bak mandi, tetapi juga tempat-tempat yang sering terlewatkan seperti tampungan air di belakang kulkas, alas pot bunga, vas bunga, tempat minum hewan peliharaan, drum penampung air, dan bahkan tutup botol yang tergenang air hujan. Frekuensi menguras dan menyikat yang dianjurkan adalah minimal seminggu sekali, mengingat siklus metamorfosis nyamuk dari telur hingga dewasa hanya membutuhkan waktu 7-10 hari.

  1. Menutup
    Langkah kedua, Menutup, berarti menutup rapat-rapat semua wadah penampung air untuk mencegah nyamuk betina memasukkan telurnya ke dalam air. Tindakan ini merupakan bentuk pencegahan pasif yang sangat efektif. Wadah-wadah seperti tempayan, drum air, toren, dan ember harus selalu dalam keadaan tertutup rapat dengan penutup yang tidak memiliki celah. Bagi wadah yang tidak mungkin ditutup (sekolah bak mandi), penerapan langkah pertama (menguras) harus dilakukan dengan disiplin.

  2. Mendaur Ulang atau Memanfaatkan Kembali
    Langkah ketiga, Mendaur Ulang, adalah inti dari pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Banyak barang bekas di sekitar kita yang memiliki potensi menjadi sarang nyamuk jika dibiarkan menampung air hujan. Barang-barang seperti ban bekas, botol plastik, kaleng, gelas air mineral, dan potongan bambu harus dikelola dengan benar. Tindakan mendaur ulang ini memiliki dampak ganda: menjaga kebersihan lingkungan dan memutus siklus hidup nyamuk. Jika tidak dapat didaur ulang, barang-barang tersebut harus dibuang ke tempat sampah yang tertutup atau dimusnahkan untuk menghilangkan risiko genangan air.

Memperkuat dengan “Plus”: Langkah-Langkah Tambahan yang Tak Kalah Penting
Gerakan 3M akan menjadi jauh lebih powerful ketika ditambah dengan berbagai tindakan pencegahan lainnya. Inilah yang disebut dengan “Plus”. Langkah-langkah ini menargetkan tidak hanya jentik nyamuk tetapi juga nyamuk dewasa, serta melindungi individu dari gigitan.

• Menghindari Gigitan Nyamuk: Ini adalah langkah perlindungan personal. Penggunaan kelambu saat tidur (terutama untuk bayi dan lansia), mengoleskan lotion anti-nyamuk yang mengandung DEET, Picaridin, atau Lemon Eucalyptus Oil, serta mengenakan pakaian panjang dan berwarna terang dapat mengurangi risiko digigit nyamuk Aedes yang aktif di siang hari.

• Mengatur Cahaya dan Ventilasi: Memastikan rumah memiliki pencahayaan yang cukup dan ventilasi yang baik. Nyamuk menyukai tempat yang gelap, lembap, dan pengap. Membuka jendela dan pintu di siang hari agar sinar matahari masuk dapat mengusir nyamuk dari persembunyiannya.

• Memelihara Ikan Pemakan Jentik: Menempatkan ikan pemakan jentik (seperti ikan cupang, ikan gupi, atau ikan kepala timah) di dalam kolam, akuarium, atau tempat penampungan air yang sulit dikuras (sekolah di kolam taman) adalah metode pengendalian biologis yang efektif dan alami.

• Menanam Tanaman Pengusir Nyamuk: Beberapa tanaman seperti lavender, serai wangi, zodia, geranium, dan mint diketahui memiliki aroma yang tidak disukai nyamuk. Menanamnya di pekarangan atau di dalam pot near jendela dapat membantu mengusir nyamuk.

• Menggunakan Larvasida: Untuk tempat-tempat penampungan air yang tidak mungkin untuk dikosongkan atau ditutup (contohnya: sumur, septic tank), penggunaan bubuk larvasida (abate) yang ditaburkan ke dalam air dapat membunuh jentik nyamuk tanpa membahayakan manusia dan airnya tetap aman untuk dipakai.

• Memberantas Sarang Nyamuk Dewasa: Melakukan pengasapan (fogging) secara tepat sasaran dan bijaksana. Fogging efektif membunuh nyamuk dewasa yang sedang terbang tetapi tidak mempengaruhi telur, jentik, atau pupa. Fogging seharusnya dilakukan hanya di area dimana telah ditemukan kasus DBD untuk membatasi penyebaran (atau sesuai rekomendasi dinas kesehatan), bukan sebagai tindakan pencegahan rutin karena dapat menimbulkan resistensi nyamuk dan pencemaran lingkungan.

Keberhasilan Gerakan 3M Plus sangat bergantung pada kesadaran dan komitmen kolektif masyarakat. Ini bukan tanggung jawab perorangan, melainkan tanggung jawab bersama. Kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar secara rutin, memberantas genangan air di selokan, serta memantau tempat-tempat potensial sarang nyamuk (PSN) oleh kader kesehatan (juru pemantau jentik/Jumantik) adalah bentuk nyata dari pemberdayaan masyarakat.

Setiap keluarga juga dapat berperan dengan membentuk kebiasaan “Jumantik Mandiri”, yaitu memeriksa sendiri rumah dan halamannya seminggu sekali untuk memastikan tidak ada sarang nyamuk. Membuat jadwal rutin untuk menguras bak mandi, menutup penampungan air, dan memeriksa barang-barang bekas harus menjadi budaya hidup sehat.

Gerakan 3M Plus adalah strategi pencegahan DBD yang komprehensif, murah, dan terbukti efektif. Ia menggabungkan pendekatan lingkungan (3M) dengan pendekatan perlindungan diri (Plus), menciptakan pertahanan berlapis terhadap penularan penyakit. Inti dari semua ini adalah konsistensi dan keberlanjutan. Satu kali membersihkan tidaklah cukup; siklus hidup nyamuk yang pendek menuntut kewaspadaan yang berkelanjutan.

Pencegahan DBD dimulai dari diri sendiri dan dimulai dari dalam rumah kita sendiri. Dengan disiplin menerapkan semua langkah dalam 3M Plus, serta mendorong partisipasi aktif tetangga dan komunitas, kita dapat menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat bagi nyamuk Aedes aegypti. Pada akhirnya, upaya kolektif inilah yang akan membentengi kita dan keluarga dari ancaman Demam Berdarah Dengue, menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan bebas dari ketakutan akan wabah. Mari jadikan 3M Plus bukan sekadar ingatan, tetapi sebuah kebiasaan hidup sehari-hari.(*)

Tags: Pencegahan dbdWaspada DBD
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Headline

Jangan Asal Unik: Ketika Nama Layanan Publik Mempertaruhkan Reputasi

25 Agustus 2026
Headline

Rachmat Gobel dan Makna Pulang

19 Agustus 2026
Aiman Syakil
Ekonomi

Membuka Akses Pasar bagi Produk Pertanian Lokal

25 Juni 2026
Next Post
F.hms

Di Musda MUI Gorontalo ke VI, Gusnar Ismail Bicara Sinergitas Pemerintah dan MUI

F.hms

Mendiktisaintek Kunker di Gorontalo, Disambut Prosesi Adat

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Gerakan 3M Plus: Strategi Komprehensif Melawan Nyamuk Aedes Aegypti

1 tahun ago
Anggota DPRD Gorut Lukum Diko

Dua Desa Rawan Banjir di Anggrek, Prioritas

5 tahun ago
Pendistribusian air bersih oleh YR Team Kolaborasi kepada masyarakat

Bantu Pemerintah Atasi Kemarau, YR TIM Kolaborasi Suplai 126 Ton Air Bersih untuk Warga

14 jam ago
Bupati Boalemo, Rum Pagau saat berjabat dengan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto di sela-sela kunjungan kerja di DPR RI.

Bupati Rum Pagau Temui Mba Titiek, Kenang Bangunan Ikonik Jembatan Soeharto

1 tahun ago
f.ist

Satpol PP Kotamobagu Panggil Pemilik Hiburan Malam

9 bulan ago
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad berfoto bersama Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa.

Bone Bolango Raih Terbaik I Pada Jamsostek Award

17 jam ago

Suara Kampus Back to Publik

2 hari ago
f.ist

Weny – Presdir PT. Turdokim bertemu Bahas Potensi Kakao di Kotamobagu

12 bulan ago
Walikota Gorontalo, Marten Taha saat melepas rombongan truk yang mengangkut bantuan ke Manado, Sulut. (f. istimewa)

Walikota Gorontalo Lepas Rombongan Truk Bantuan ke Manado

6 tahun ago
Fato Istimewa

Seorang Pemuda di Pohuwato Dibekuk Resnarkoba kerena Sabu, Barang Dipesan dari Palu

10 bulan ago

Terbaru

Pendistribusian air bersih oleh YR Team Kolaborasi kepada masyarakat
Sosial

Bantu Pemerintah Atasi Kemarau, YR TIM Kolaborasi Suplai 126 Ton Air Bersih untuk Warga

by Mustafa Dako
6 September 2026
0

Pendistribusian air bersih oleh YR Team Kolaborasi kepada masyarakat POHUWATO-NN- Di tengah kondisi kemarau yang masih melanda,...

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad berfoto bersama Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa.

Bone Bolango Raih Terbaik I Pada Jamsostek Award

6 September 2026

Suara Kampus Back to Publik

5 September 2026
Foto istimewa

Radjakesu Marisa Gelar Turnamen di HUT ke-8, jadi Wadah Silaturahmi dan Peningkatan Kualitas Atlet

5 September 2026
Limbah plastik yang disulap menjadi bahan bernilai ekonomi

Dari Limbah Jadi Berkah, Pertamina IT Makassar Sulap Plastik Segel Tangki Jadi Produk Bernilai Ekonomi

4 September 2026
Pertamina tinjau

Tinjau AFT Hasanuddin, Pertamina Perkuat Keandalan Avtur Dukung Konektivitas Indonesia Timur

4 September 2026
Ilustrasi

Inventarisasi HPL Trans Pangea, Pemprov Gorontalo Petakan Potensi dan Status Lahan Transmigrasi

4 September 2026
Foto Humas

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun 2026 Resmi Dibuka, BLK Gorontalo Ikut Ambil Bagian

4 September 2026
f.hms

Gusnar Ismail Dorong UIN Gorontalo jadi Kampus Kebanggaan

4 September 2026
f.hms

Bantuan Senilai Rp 2,8 Miliar Sasar Industri Kecil di Limboto

4 September 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.