
POHUWATO-NN– Bukan saja handal dalam strategi politik, Bupati Pohuwato yang saat ini masih menjalani masa cuti karena kembali mengikuti perhelatan Pilkada serentak 2024 itu, ternyata pandai juga dalam hal olah vokal.
Dua tembang yang dia bawakan saat menghadiri undangan perayaan dua tahun kepemimpinan Kepala Desa Pohuwato, Kecamatan Marisa, yang dirangkaikan dengan perpisahan Mahasiswa KKN-T UNG Tahun 2024 berhasil hipnotis masyarakat, Jum’at (27/09/2024).
Lagu pertama ia pinjam dari black sweet dengan judul “Kau, Aku, dan Dia”. Masyarakat pun dengan antusias ikut bernyanyi seiring lantunan merdu suara Saipul Mbuinga.
“Walaupun jurang yang kau cipta, untuk memisahkan, dia dan aku. Tak akan ku dendam padamu, kan ku buat titian, untuk kau, aku dan dia,” sepenggal lirik yang dinyanyikan Saipul Mbuinga.
Masuk lagu kedua suasana makin seru, manakala tokoh yang kerap kali tampil dengan tampilan sederhana itu mendendangkan lagu dari Siti Nurhaliza dengan judul “Cindai”.
Dengan ketukan khas dangdut melayu, memaksa masyarakat untuk berjoget. Bukan ditempat, emak-emak yang terlanjur asik dengan suasana tanpa malu, berjoget di depan panggung utama, diikuti beberapa anak muda dan mahasiswa KKS.
“Hendaklah hendak hendak ku rasa sayang, puncaknya gunung hendak ditawan, tidaklah tidak tidak ku daya, tingginya tidak terlawan,” Chorus lagu cindai yang paling enak didengar karena ketukannya.
Lagu kedua berakhir diikuti tepuk tangan masyarakat untuk Om Epo (sapaan akrab masyarakat untuk Saipul Mbuinga).(mus/NN)



















