
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga yang didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, (BPBD) Pohuwato, Abdul Mutalib Dunggio meninjau langsung kondisi banjir dibeberapa titik di Kecamatan Popayato, Popayato Timur, dan Popayato Barat, Senin (27/3/2023).
Diketahui, curah hujan yang tinggi sejak minggu kemarin hingga tengah malam mengakibatkan beberapa titik di tiga kecamatan tersebut terendam banjir.
Bahkan terinfomasi, sebagian warga di tiga kecamatan tersebut kemungkinan tidak bisa sahur sebab, air merendam seisi rumah dan bahkan sampai perut orang dewasa.
Dalam kesempatannya, Bupati Saipul berpesan kepada warga yang berada di wilayah yang kerap kali menjadi langganan banjir untuk selalu waspada dengan kondisi yang ada saat ini sebab, disamping curah hujan yang tinggi, juga wilayah Pohuwato termasuk daerah rawan banjir.
“Insya Allah hujan tidak turun lagi, kita berdoa semoga kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT. Sekali lagi kewaspadaan tetap menjadi perhatian bersama untuk keselamatan, karena bencana banjir seperti ini tidak ada yang tahu,” ungkap Saipul.
Sementara itu Camat Popayato Barat, Marjan Bula menjelaskan, terdapat beberapa kerugian masyarakat berupa, 22 ribu buah kelapa yang terbawa luapan air sungai Butungale dan hanya menyisahkan sekitar 8 ribu biji.
Juga menurutnya, di Desa Butungale terdapat 8 ekor sapi yang hanyut dan yang ditemukan masih hidup hanya 2 ekor dan sisanya belum ada informasi. Sementara dari desa lainnya belum ada laporan dari Kades.
“Korban alhamdulillah idak ada karena banjir pada saat itu memasuki waktu sahur sehingga orang-orang sudah bangun, tapi ada beberapa masyarakat yang mengalami kerugian. Bukan itu saja, setiap hujan deras sebagian warga mulai waspada dengan kejadian yang selalu dialami,” imbuhnya.(mus/NN)























