
NEWSNESIA.ID, GORONTALO- Ada hal unit dari gelaran pelantikan dan pengambilan sumpah Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih) di wilayah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, khususnya di Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, Ahad (12/2/2023).
Ya, hal itu terjadi dan menyita perhatian masyarakat sekitar lantaran Ketua PPS setempat, Deisinta Mantu, masih menggunakan baju pengantin melantik 9 orang Pantarlih yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan.
Desinta Mantu mengenakan pakaian adat lantaran di hari itu pula, beberapa saat setelah pelantikan, dia akan melangsungkan pernikahan dengan pasangannya.
Pada prinsipnya, bagi Deisinta Mantu, tugas dirinya melantik Pantarlih merupakan tugas negara yang harus dilaksanakan meskipun dalam kondisi apapun. Karena jadwal pelantikan Pantarlih memang sesuai ketentuan adalah Ahad (12/2/2023), tidak bisa diundur atau dimajukan.

“PPS atau penyelenggara itu bekerja sesuai jadwal yang ada. Ini (melantik Pantarlih-red) adalah tugas yang harus dilaksanakan. Tidak boleh tidak. Sehingga saya dahulukan pelantikan Pantarlih kemudian saja melangsungkan pernikahan saya,” ujarnya.
Warga yang hadir turut memberikan apresiasi terhadap sang ketua PPS yang masih mengenakan pakaian adat pengantin saat melantik Pantarlih tersebut. Pantarlih sendiri akan melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) mulai tanggal 12 Februari 2023 hingga 14 Maret 2023. Peran pantarlih sangat penting untuk memuktahirkan data pemilih untuk Pemilu 2024 mendatang.(NN)























